Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Britania Raya Cetak Rekor Hasilkan Listrik dari Ladang Angin

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 12:18 WIB | Oleh:
Britania Raya Cetak Rekor Hasilkan Listrik dari Ladang Angin Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi turbin angin

Britania Raya berhasil mencetak rekor dalam menghasilkan listrik bertenaga angin pada tahun 2022, menurut National Grid. Kini, ladang angin di Britania Raya menyumbang 26,8 persen dari total listrik selama tahun 2022.

Lebih banyak listrik berasal dari sumber tenaga terbarukan dan nuklir daripada dari bahan bakar fosil gas dan batu bara, tertinggi kedua setelah tahun 2020. Mengganti bahan bakar fosil dengan energi ramah lingkungan adalah cara utama bagi dunia untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Sumber seperti angin dan matahari juga jauh lebih murah dan akan menghasilkan tagihan yang lebih murah dalam jangka panjang.

Para ilmuwan, pemerintah, dan PBB mengatakan beralih ke energi terbarukan sangat penting karena efek pemanasan global sudah terasa, termasuk di Inggris, yang tahun lalu mencatat tahun terpanas sejak pencatatan dimulai.

Gas tetap menjadi satu-satunya sumber listrik paling signifikan tahun lalu, kata Operator Sistem Listrik Jaringan Nasional (ESO), tetapi listrik dari turbin angin terus menjadi semakin penting.

Secara keseluruhan 48,5 persen listrik berasal dari energi terbarukan dan nuklir, dibandingkan dengan 40 persen dari pembangkit listrik tenaga gas dan batu bara.

Pada satu hari di bulan November, lebih dari 70 persen listrik dihasilkan oleh angin, atau sekitar 20GW. Itu kekuatan yang cukup untuk memanaskan sekitar 1.700 rumah selama setahun.

Rekor itu kembali dipecahkan pada 30 Desember ketika 20.918GW dihasilkan oleh turbin angin. Selama lima bulan dalam setahun, yakni Februari, Mei, Oktober, November dan Desember, lebih dari separuh listrik berasal dari apa yang disebut sumber listrik nol karbon terbarukan dan nuklir.

Sementara itu, penggunaan batu bara atau bahan bakar fosil yang paling mencemari, terus menurun. Pada tahun 2022 hanya menghasilkan 1,5 persen listrik dibandingkan tahun 2012 yang sebesar 43 persen.

"Penggunaan batu bara dalam bauran energi sehari-hari kami terus menurun, dengan batu bara hanya bertanggung jawab atas 1,5 persen pembangkitan pada tahun 2022, menggambarkan pengurangan signifikan yang telah terjadi selama 10 tahun terakhir, ketika batu bara mewakili 43 persen listrik yang diproduksi pada tahun 2012," tutur ESO, dikutip dari The Guardian.

Saat Britania Raya membangun lebih banyak kapasitas untuk energi terbarukan, termasuk turbin angin dan ladang surya, lebih banyak listriknya akan berasal dari sumber yang lebih ramah lingkungan ini.

"Inggris memiliki catatan bagus dengan angin lepas pantai. Kami cukup besar di dunia angin lepas pantai dan industri kami sangat menarik," kata Jess Ralston, kepala energi di Unit Intelijen Energi dan Iklim, dikutip dari BBC News, Senin (9/1).

Tapi dia mengatakan Inggris telah melewatkan beberapa trik. Larangan efektif sejak 2015 pada angin darat telah membatasi kapasitas negara untuk meningkatkan tenaga angin lebih cepat.

"Jaringan energi kuno kami sangat membutuhkan investasi untuk memaksimalkan peluang yang ditawarkan angin dan matahari untuk terus mengurangi tagihan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.