Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Tips Berwisata ke Luar Angkasa, Destinasi Terpanas Penduduk Bumi

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Ini Tips Berwisata ke Luar Angkasa, Destinasi Terpanas Penduduk Bumi Doc: Ilustrasi oleh Elizabeth von Oehsen.
Ket. Sejumlah ahli optimis, perjalanan luar angkasa yang relatif terjangkau dapat dilakukan pada pertengahan abad ini.

HOUSTON - Ruang gelap dan hampa, tepat di atas planet kita sedang booming. Perjalanan ke ruang tanpa batas ini meningkat pesat: 42 dari 51 astronot komersial yang diakui oleh Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/FAA) telah meninggalkan Bumi dalam dua tahun terakhir.

Dilansir oleh The Washington Post, FAA memperkirakan, jumlah itu akan membengkak dalam dekade berikutnya, termasuk membawa mereka ke tujuan baru, seperti hotel luar angkasa yang konstruksinya dapat berputar, akan dimulai pada 2026, dan sejumlah ahli optimis bahwa perjalanan luar angkasa yang relatif terjangkau dapat dilakukan pada pertengahan abad ini.

Namun, biaya untuk jenis wisata ini masih sangat mahal. Tiket senilai 450 ribu dolar AS harus dimiliki untuk pemesan kursi di pesawat ruang angkasa Virgin Galactic, yang terbang 50 mil di atas Bumi, enam kali ketinggian jelajah pesawat penumpang.

Bagi yang ingin terbang lebih tinggi, harus rela membayar lebih. Perjalanan 11 menit Blue Origin dengan roket, yang dilaporkan menelan biaya lebih dari 1 juta dolar AS, melesat di atas garis Kármán setinggi 62 mil, batas yang disepakati secara umum antara Bumi dan luar angkasa. Yang lain menghabiskan waktu berhari-hari di luar angkasa. Pada September 2021, empat warga sipil Amerika mengorbit selama tiga hari di atas kapsul SpaceX Dragon. Tidak ada kabar berapa biayanya.

Dengan 55 juta dolar AS, Axiom Space akan mengirim astronot melalui roket SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), sebuah laboratorium yang mengelilingi Bumi setiap 90 menit sekali. Selama dua minggu pada April lalu, anggota kru Axiom pertama di ISS bekerja di lab tanpa mandi dengan benar.

"Luar angkasa harus ada dalam daftar keinginan semua orang," kata mantan astronot NASA, Michael López-Alegría, wakil presiden Axiom Space.

"Kami akan menjadi yang pertama mengakui bahwa ini belum cukup demokratis, karena masih cukup mahal, tetapi kami akan sampai di sana," ujar komandan misi pada April itu.

Perusahaan yang berbasis di Houston ini telah mulai membangun bagian yang akan menjadi stasiun ruang angkasa swasta.

Berikut cara berkemas dan mempersiapkan tujuan baru di luar Bumi.

Bersiaplah

Pelatihan membutuhkan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan. Anggota kru Axiom Space menghabiskan setidaknya 700 jam untuk mempelajari tugas-tugas baru: cara menjalankan eksperimen, merapatkan kendaraan transportasi ke ISS, dan menanggulangi kebakaran.

Mereka juga berlatih di centrifuge, mesin yang berputar cepat yang mensimulasikan akselerasi ekstrem perjalanan luar angkasa.

"Anda tidak perlu berada dalam kondisi prima, mengambang dalam gayaberat mikro tidaklah mudah. Tetapi Anda harus menahan gaya-G yang kuat saat Anda keluar dan masuk kembali ke atmosfer," kata López-Alegría.

Menurutnya, wisatawan harus siap secara mental untuk pengalaman psikologis unik yang disebut efek ikhtisar, terjadi saat orang menyaksikan planet asalnya dari atas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.