Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erdogan Kutuk Kekerasan Terhadap Presiden Brazil

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 15:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Erdogan Kutuk Kekerasan Terhadap Presiden Brazil Doc: ANTARA/REUTERS/Adriano Machado
Ket. Massa pendukung mantan Presiden Brazil Jair Bolsonaro berunjuk rasa menentang Presiden Luiz Inacio Lula da Silva di Brasilia, Brazil, Minggu (8/1/2023).

Ankara - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk kekerasan terhadap Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva.

"Kami mengutuk kekerasan terhadap Lula, yang secara sah menjadi presiden dalam pemilihan yang diadakan di Brazil," kata Erdogan setelah rapat kabinet di Ibu Kota Ankara, Senin (9/1).

Erdoganmengeluarkan pernyataan itu sehari setelah ratusan pendukung mantan Presiden Brazil Jair Bolsonaro menyerbu gedung Kongres Nasional sambil meneriakkan slogan-slogan dan menuntut intervensi tentara.

Mereka menerobos penghalang polisi dan memasuki gedung Kongres.

Para pendukung Bolsonaro juga berhasil menyerbu dan menjarah Istana Planalto, yang merupakan kantor Presiden, serta Mahkamah Agung Federal, menurut laporan portal berita Brazil G1.

"Saya ingin mengungkapkan kesedihan dan keprihatinan kami atas insiden baru-baru ini di Brazil," tutur Erdogan.

Dia menegaskan bahwa kerusuhan di Brazil "tidak memiliki tempat dalam demokrasi".

"Kami menegaskan kembali dukungan kami untuk Presiden Brazil Lula dan rasa hormat kami terhadap keinginan rakyat Brazil," kata Erdogan.

Turki menyatakan solidaritas dengan pemerintah Presiden Lula dan rakyat Brazil dalam menghadapi tindakan kekerasan.

Kementerian Luar Negeri Turki menekankan pentingnya menghormati hasil pemilu dan proses demokrasi yang mencerminkan keinginan rakyat negara itu.

Lula dilantik untuk masa jabatan ketiga sebagai presiden Brazil di Ibu Kota Brasilia pada 1 Januari 2023.

Pada 30 Oktober 2022, dia mengalahkan JairBolsonaro--sangpetahanaberaliran kanan-- dalam persaingan ketat.

Pada pemilihan itu, Lulameraup 50,9 persen suara sementara Bolsonaromengumpulkan 49,1 persen, menurut Mahkamah Agung Pemilihan Brazil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.