Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulitnya Atasi Masalah Narkotika, Kapolres Bangka Tengah Sebut 'Pelabuhan Tikus' Pintu Masuk Narkoba

📅 Senin, 09 Jan 2023, 00:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sulitnya Atasi Masalah Narkotika, Kapolres Bangka Tengah Sebut 'Pelabuhan Tikus' Pintu Masuk Narkoba Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Kapolres Bangka Tengah, AKBP Moch Risya Mustario.

Koba - Kepala Kepolisian Resor Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Moch Risya Mustario menyebutkan sejumlah "pelabuhan tikus" berpotensi menjadi pintu masuk narkoba.

"Kasus narkoba di Bangka Tengah tergolong tinggi dibanding kabupaten lain di Babel, karena pintu masuknya banyak terutama dari pelabuhan tikus yang sulit terjangkau," katanya di Koba, Minggu.

Ia mengatakan ada beberapa pelabuhan kecil dan pelabuhan tikus seperti di Perlang, Tanjung Berikat, Lubuk Besar, dan Sungaiselan.

"Ini pelabuhan kecil yang tidak terjangkau, sehingga pintu masuknya banyak dan merupakan perlintasan," ujarnya.

Selain itu kata dia Bangka Tengah merupakan daerah perlintasan yang bisa memicu tingginya angka kasus narkoba.

"Bangka Tengah ini dekat dengan Pangkalpinang dan juga Toboali, sehingga menjadi perlintasan narkoba masuk. Bisa masuk dari Pangkalpinang, Toboali Sadai, Sungaiselan yang memang ada pelabuhan di sana," ujarnya.

Berdasarkan data dari Polres Bangka Tengah bahwa sepanjang 2022 berhasil mengungkap 27 kasus narkotika.

"Dari puluhan kasus yang diungkap, tercatat 16 kasus narkotika ada di Kecamatan Koba," kata Risya.

Risya menilai kasus narkoba banyak ditemukan di Koba karena merupakan wilayah perlintasan.

"Koba ini dekat dengan Pangkalpinang dan juga Toboali, sehingga menjadi perlintasan barang haram itu," katanya.

Pihaknya lebih memperketat pengawasan di Kecamatan Koba dan juga menambah jumlah personel yang akan melakukan patroli.

"Akan terus kita awasi dengan ketat, jangan sampai narkotika ini merusak generasi muda Bangka Tengah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.