Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paku Alam X Minta Himpunan Karya Tani Indonesia Punya Program yang Membumi: Alih Fungsi Lahan di DIY Tinggi Sekali

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 15:42 WIB | Oleh:
Paku Alam X Minta Himpunan Karya Tani Indonesia Punya Program yang Membumi: Alih Fungsi Lahan di DIY Tinggi Sekali Doc: Istimewa

YOGYAKARTA - Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X berharap Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DIY bisa memiliki program kerja yang lebih konkret ke depannya. Program kerja HKTI DIY sudah seharusnya mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi para petani.

Hal ini diungkapkan Sri Paduka saat menerima audiensi Pengurus DPD HKTI DIY pada Jumat (06/01) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Menurut Sri Paduka, bertani bagi kebanyakan orang bukan menjadi sesuatu yang menarik, padahal kalau dilihat lebih jauh, justru bertani sangat mengasyikkan.

"Dan hanya yang memang perlu diketahui kita semua, di Jogja itu (dunia pertanian) bukan tanpa masalah. Misalnya, alih fungsi lahan (di DIY) tinggi sekali rasionya. Kadang kita terlalu idealis mengukur sesuatunya dengan kacamata kita. Ke depan HKTI, harapannya lebih membumikan kegiatannya," ungkap Sri Paduka.

Menurut Sri Paduka, pemikiran sepihak itu belum tentu bersifat aplikatif. Untuk itu, HKTI juga diharapkan mampu memberdayakan petani, lebih jauh lagi. Apalagi saat ini DIY masih tercatat memiliki 15 kecamatan miskin, memang kondisi miskin di DIY anomali.

"Di 15 kecamatan yang dikatakan miskin itu, pasti ada petaninya. Dalam hal ini, HKTI juga bisa menjadi jembatan penghubung pengabdian masyarakat dari pendidikan tinggi. Dengan begitu, kita juga memberi kesempatan para civitas akademika mengaplikasikan ilmunya dan program yang dilakukan bisa berkelanjutan," papar Sri Paduka.

HKTI DIY pun diharapkan bisa mendaftarkan diri dengan berkirim surat kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI DIY, Ali Agus mengatakan, ada tiga program penting untuk segera dapat dilaksanakan HKTI DIY dengan sebaik mungkin. Menurutnya, pengembangan jaringan HKTI DIY harus sampai ke desa-desa, sebab akan dapat memperkuat benteng kedaulatan pangan di DIY khususnya, dan Indonesia umumnya.

"Hal-hal terkait kedaulatan pangan cukup luas cakupannya, seperti pertanian, peternakan dan perikanan. Selain itu dengan pengembangan jaringan lebih luas sampai desa-desa, diharapkan dapat meningkatkan kemakmuran ataupun kesejahteraan petani," imbuhnya.

Ali Agus menambahkan, dua program penting lainnya, yaitu mendorong serta mengembangkan peran generasi milenial dalam bidang pertanian secara umum, dan program pengadaantraining centerterpadu di DIY terkait pertanian secara umum. "Tempatnya rencananya di Komplek Agromix Lestari Grup, Ngemplak, Sleman," imbuhnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

BPBD Imbau Warga Kota Tangerang Tak Bakar Sampah

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
BPBD Imbau Warga Kota Tange...
Luar Negeri
Zelenskyy Ingin Temui PM Je...

Kemenkes Siagakan Ribuan Nakes Imbas Karhutla

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Siagakan Ribuan Na...
Luar Negeri
CEO Nvidia: Ada Peluang AI ...
Advertisement
Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Wahid Bungkam soal Alasannya

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.