Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjualan Mainan Lato-lato di Tokopedia Naik 57 Kali Lipat

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 20:26 WIB | Oleh:
Penjualan Mainan Lato-lato di Tokopedia Naik 57 Kali Lipat Doc: ISTIMEWA
Ket. mainan lato-lato

`JAKARTA - Tokopedia mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat dalam berbelanja daring selama pergantian tahun 2011-2023 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Beberapa produk yang banyak dibeli konsumen adalah kategori Perlengkapan Kebersihan, Minuman, Makanan Jadi (makanan siap saji dan masak), Perawatan Tubuh dan Kecantikan hingga Daging dan Seafood.

"Kategori-kategori tersebut menjadi beberapa sub kategori dengan kenaikan transaksi paling tinggi di periode tersebut," ungkap Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, dalam siaran pers Kamis (5/1).

Makanan paling laris di Tokopedia Now!

Sosis, daun bawang, bumbu masak, beras putih hingga makanan siap masak menjadi beberapa produk makanan yang mengalami kenaikan jumlah transaksi paling tinggi melalui Tokopedia Now! saat malam pergantian tahun baru.

Tokopedia Now!, salah satu inisiatif Tokopedia yang berpendekatan Hyperlocal dan didukung teknologi geo-tagging, memudahkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai produk kebutuhan harian dalam waktu maksimal dua jam pengiriman setelah pembayaran.

Jas hujan tetap esensial

Perlengkapan musim hujan masih menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menyambut tahun baru 2023. "Penjualan jas hujan mengalami peningkatan lebih dari 1,5 kali lipat saat momen pergantian tahun 2022-2023," jelas Ekhel.

Mainan viral lato-lato laris manis

Permainan lawas lato-lato sedang viral dan digandrungi oleh masyarakat dari berbagai usia. Cara memainkan lato-lato pun cukup mudah, yaitu digoyangkan agar kedua bola yang terhubung dengan seutas tali saling membentur. "Di Tokopedia, penjualan mainan lato-lato melonjak hampir 57 kali lipat saat momen pergantian tahun 2022-2023," ujar Ekhel.

Perlengkapan pesta dan kerajinan tangan yang diburu

Selain makanan, mainan lato-lato dan jas hujan, Tokopedia melihat transaksi sejumlah produk yang berkaitan dengan perlengkapan pesta dan kerajinan tangan ikut melonjak. "Di kategori Perlengkapan Pesta dan Craft, beberapa produk yang terlaris adalah konfeti, perlengkapan jahit, goodie bag, hampers dan gantungan kunci," tambah Ekhel.

Barang terakhir dan pertama yang dibeli serta pengiriman terjauh

Barang terakhir yang dibeli masyarakat melalui Tokopedia saat 31 Desember 2022 yaitu samosa isi daging. Sementara itu, daging iris merupakan barang pertama yang dibeli pada 1 Januari 2023.

"Transaksi dengan jarak pengiriman terjauh di 31 Desember 2022 terjadi dari Medan (Sumatera Utara) ke Jayapura (Papua). Sedangkan transaksi dengan jarak pengiriman terjauh di 1 Januari 2023 yaitu dari Binjai (Sumatera Utara) ke Mimika (Papua)," pungkas Ekhel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.