Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mangga Jabar Siap Masuk Pasar Jepang

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 08:51 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Mangga Jabar Siap Masuk Pasar Jepang Doc: istimewa

JAKARTA - Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang, menyebutkan buah mangga asal Jawa Barat (Jabar) dapat segera masuk ke pasar Jepang. Hal ini seiring dengan hasil penelitian Institut Pembangunan Jawa Barat, Universitas Padjadjaran (Injabar Unpad) yang menyatakan bahwa lalat buah jenis Bactrocera occipitalis tidak ditemukan pada mangga varietas Gedong Gincu asal Sumedang, Jawa Barat.

"Saat ini, hambatan teknis mangga Jabar masuk ke pasar Jepang adalah adanya protokol ekspor negara tujuan yang mewajibkan bebas dari hama lalat buah tersebut, dan dengan hasil penelitian yang menggembirakan ini maka mangga Gedong Gincu siap masuk pasar Jepang," kata Bambang, di Jakarta, Rabu (4/1).

Menurut Bambang, pihaknya akan segera menindaklanjuti harmonisasi aturan teknis dengan negara Jepang sehingga akselerasi ekspor buah mangga asal Jabar dapat segera terealisasi. "Kami segera berkirim surat resmi ke Jepang bahwa pada mangga (gedong, red) tidak ditemukan Bactrocera occipitalis," katanya.

Pada awal tahun ini, Barantan Kementan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara pihaknya dengan Injabar. Penandatangan kerja sama ini terkait Pendampingan dan Pengembangan Buah Tropis Kualitas Ekspor di Jawa Barat, merupakan tindak lanjut atas nota kesepahaman yang telah disepakati antara Kepala Barantan dan Rektor Universitas Padjadjaran.

Tujuan kerja sama itu untuk menyinergikan pola sikap dan tindakan terkait tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Ke depan, Barantan dan Injabar akan memperkuat sinergisitas dalam melakukan berbagai penelitian dalam rangka menyelesaikan hambatan-hambatan teknis untuk ekspor buah tropis Indonesia, khususnya asal Jabar.

Salah satunya adalah mangga gedong gincu yang saat ini dalam tahap harmonisasi aturan untuk masuk pasar Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.