Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Apresiasi Penanganan Pengungsi Banjir di Pekalongan

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Apresiasi Penanganan Pengungsi Banjir di Pekalongan Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menghibur anak-anak korban banjir di Kota Pekalongan, Selasa (3/1/2023).

Pekalongan - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pekalongan dalam upaya menangani para pengungsi banjir di daerah setempat karena hampir semua fasilitas terpenuhi.

"Lokasi pengungsian yang disediakan Pemerintah Kota Pekalongan cukup representatif dan fasilitasnya juga memadai, serta dilengkapi dengan tenaga medis yang selalu siaga dengan persediaan obat-obatan," katanya di Pekalongan, Selasa.

Menurut dia, Pekalongan ini bagian yang menjadi perhatian karena posisi tanggulnya belum beres dan beberapa aliran sungainya juga perlu diperbaiki.

Karena itu, kata dia, pihaknya memastikan kondisi pengungsi sehat dan mendapatkan asupan makanan yang cukup. "Di sini (tempat pengungsian) juga banyak balita yang perlu dipastikan mendapat asupan gizi yang baik," ucapnya.

Ganjar menilai Wali Kota Pekalongan beserta jajarannya juga cekatan kalau sudah terjadi sesuatu hal di daerah.

"Kami kontak beliau (wali kota, red.) (lalu dijawab) sudah aman. Kami juga menilai tempat pengungsian di sini sangat representatif dan masyarakat cukup bagus," katanya.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengaku bersyukur bahwa penanganan bencana banjir kali ini tertangani dengan baik berkat dukungan semua pihak, baik dinas terkait, TNI, Polri, para CSR, dan donatur yang bersama-sama turun langsung membantu.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jateng tentang penanganan banjir dan kondisi terkini. Di rapat itu, saya menyampaikan bahwa kita juga menggandeng para pengusaha lokal, perbankan, perhotelan, dinas terkait, dan instansi lainnya," katanya.

Afzan Arslan Djunaid mengatakan pihaknya masih mengupayakan rekayasa cuaca dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami berharap segala upaya penanganan banjir ini bisa dilancarkan dan teratasi segera," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.