Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beijing Kecam Pembatasan Pengunjung dari Tiongkok Oleh Sejumlah Negara

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beijing Kecam Pembatasan Pengunjung dari Tiongkok Oleh Sejumlah Negara Doc: ANTARA/REUTERS/ Jennifer Lorenzini
Ket. Arsip - Penumpang menunggu dalam antrean, setelah Italia memerintahkan semua pelaku perjalanan dari Tiongkok harus menjalani tes swab antigen Covid-19 di Bandara Malpensa di Milan, Italia, 29 Desember 2022.

Istanbul - Tiongkok mengecam berbagai kebijakan pembatasan Covid-19 yang diambil oleh sejumlah negara terhadap pelaku perjalanan dari negara berpenduduk terbesar di dunia itu.

"Kami dengan tegas menentang praktik memanipulasi langkah-langkah pencegahan dan pengendalian epidemi untuk mencapai tujuan politik, dan akan mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan prinsip timbal balik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa.

Mao mengatakan pembatasan yang diberlakukan hanya terhadap pelaku perjalanan dari Tiongkok "tidak dapat diterima … karena respons pengendalian epidemi itu tidak memiliki kepatutan ilmiah," demikian laporan stasiun televisi negara, CGTN.

Kemarahan Beijing muncul setelah Jepang, AS, Italia, Malaysia, Spanyol, Maroko, Qatar, Kanada, Korea Selatan, dan Taiwan mengumumkan perlunya hasil tes negatif Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang datang dari Tiongkok.

Langkah-langkah tersebut kontras dengan keputusan Beijing untuk membatalkan karantina wajib bagi semua pengunjung yang masuk ke Tiongkok mulai 8 Januari 2023.

Namun, Beijing mengatakan persyaratan Covid-19 yang diberlakukan oleh negara-negara terhadap pelaku perjalanan dari Tiongkok harus didasarkan pada sains.

Tiongkok menghadapi lonjakan infeksi yang signifikan setelah menghapus kebijakan nol COVID yang ketat bulan lalu, menyusul kerusuhan dan protes yang belum pernah terjadi sebelumnya di beberapa bagian negara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.