Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPOM Cek Setiap Batch Vaksin Inavac

📅 Selasa, 03 Jan 2023, 16:36 WIB | Oleh:
BPOM Cek Setiap Batch Vaksin Inavac Doc: Istimewa
Ket. Wakil Rektor Unair, Ni Nyoman Tri Puspaningsih, pada acara pameran arsip pandemi Covid-19 di Balai Pemuda Alun-Alun Surabaya, Selasa (3/1).

SURABAYA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dilaporkan melakukan pengecekan terhadap setiap batch produk vaksin Inavac, yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga (Unair) dan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

Wakil Rektor Unair, Ni Nyoman Tri Puspaningsih, menyampaikan bahwa Unair telah mengirimkan 1.225.000 dosis vaksin Inavac kepada Kementerian Kesehatan yang siap digunakan untuk masyarakat dewasa.

"Sekarang setiap batch produk vaksin itu dicek oleh BPOM, walau sudah mendapat EUA (Emergency Use Authorization) bukan berarti langsung dikirim. Tapi dicek lagi supaya tidak terjadi residu yang tidak diinginkan, aman, kemudian dikirim," katanya pada acara pameran arsip pandemi Covid-19 di Balai Pemuda Alun-Alun Surabaya, Selasa (3/1).

Nyoman menambahkan, vaksin Inavac telah siap dikirim ke 34 provinsi. Ia berharap Jawa Timur mendapatkan sebagian dosis vaksin tersebut.

Vaksin Inavac dikembangkan menggunakan metode inactivated virus. Metode ini menggunakan virus yang telah dimodifikasi atau dinonaktifkan sehingga virus tidak dapat memperbanyak diri dan menyebabkan penyakit.

Dalam proses pembuatan vaksin ini BPOM turut melakukan pendampingan mulai dari tahap uji pra-klinis, tahap uji klinis ke-1 sampai ke-3. EUA dikeluarkan oleh lembaga terkait di suatu negara dalam kondisi gawat darurat yang mengancam kesehatan masyarakat. Saat ini, vaksin Inavac digunakan sebagai pencegahan Covid-19 yang dapat diberikan pada individu usia 18 tahun ke atas.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Unair, Koko Srimulyo, berharap bahwa ada museum Covid-19 di indonesia untuk mengumpulkan serta menyimpan dokumentasi penanganan Covid-19 di Indonesia yang lebih baik.

Dia menejelaskan bahwa pameran arsip Covid-19 tersebut merupakan pemantik Unair untuk membangun museum tentang Covid.

"Karena di Indonesia belum ada museum tentang Covid. Barangkali ide museum tentang Covid ini pertama kali di Indonesia. Mestinya, seperti ini itu museum tentang Covid-19 akan dibuat oleh pemerintah Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.