Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Terus Tingkatkan Sinergi Jaga Stabilitas Harga

📅 Selasa, 03 Jan 2023, 07:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Terus Tingkatkan Sinergi Jaga Stabilitas Harga Doc: Antara/ Suriani Mappong
Ket. Suasana aktivitas pasar yang turut merekam perkembangan inflasi di Sulawesi Selatan dan Kota Makassar pada khsusunya.

Makassar- Memasuki tahun 2023 Bank Indonesia (BI) bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus meningkatkan sinergi dan berkolaborasi dalam menjaga stabilitas harga di Sulawesi Selatan, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) antar Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan (Sulsel) maupun antar-provinsi di luar Sulsel serta pemantauan pasokan dan harga secara berkala akan terus dilakukan oleh TPID di wiilayah Sulsel," kata Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana di Makassar, Senin.

Dia mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.

Mengenai inflasi pada Desember 2022 di Sulawesi Selatan, ia menyebutkan tercatat 0,72 persen secara bulanan (mtm) atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,25 persen (mtm).

Peningkatan secara bulanan tersebut, lanjut dia, utamanya disebabkan oleh adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan permintaan masyarakat pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan jelang akhir tahun serta adanya gangguan pasokan komoditas.

Dengan perkembangan tersebut, kata dia, keseluruhan tahun 2022 angka inflasi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 5,77 persen secara tahunan (yoy).

Secara keseluruhan tahun, lanjutnya, angka inflasi di Sulawesi Selatan tahun 2022 berada di atas sasaran inflasi nasional yang sebesar 3,0±1 persen, serta lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi tahun 2021 yang sebesar 2,40 persen (yoy).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.