Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Alihkan 10 Perjalanan Kereta Api Lintas Utara ke Selatan Karena Banjir

📅 Minggu, 01 Jan 2023, 15:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Alihkan 10 Perjalanan Kereta Api Lintas Utara ke Selatan Karena Banjir Doc: ANTARA/I.C.Senjaya
Ket. Calon penumpang KA menunggu di peron Stasiun Tawang Semarang yang terendam banjir, Sabtu (31/12/2022).

SEMARANG - PT KAI mengalihkan perjalanan 10 kereta api lintas jalur utara Jawa Tengah ke selatan karena rel masih tergenang akibat banjir yang terjadi sejak Sabtu (31/12) hingga Minggu.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko mengatakan banjir masih menggenangi rel di petak antara Stasiun Semarang Tawang hingga Alastuwa.

"Antara Semarang hingga Alastuwa masih ada genangan setinggi 25 cm dari atas kop rel, sehingga tidak mungkin dilewati secara normal," katanya.

Kereta yang rutenyadialihkan sementara tersebut antara lain dua rangkaian KA Matarmaja tujuan Semarang-Jakarta, dua rangkaian KA Brantas tambahan tujuan Jakarta-Blitar, dua rangkaian KA Brantas tujuan Jakarta-Blitar, dua rangkaian KA Majapahit tujuan Malang-Jakarta, serta dua rangkaian KA Brawijaya tujuan Malang-Jakarta.

Selain mengalihkan perjalanan 10 kereta, kata dia, terdapat empat rangkaian KA yang dibatalkan keberangkatannya.

Keempat rangkaian tersebut masing-masing dua rangkaian KA Blora Jaya tujuan Semarang-Cepu dan dua rangkaian KA Kamandaka tujuan Semarang-Purwokerto.

Perubahan maupun pembatalan keberangkatan KA tersebut, kata dia, berdampak terhadap terganggunya perjalanan para calon penumpang.

PT KAI memberikan kompensasi berupa pengembalian biaya tiket 100 persen bagi penumpang yang keretanya batal berangkat.

Untuk aktivitas perjalanan kereta api di Stasiun Semarang Tawang, lanjut dia, sudah berangsur normal karena banjir yang sempat menggenang berangsur surut.

"PT KAI menyampaikan permohonan maaf dan terus berupaya untuk menormalkan perjalanan kereta api," katanya.

Banjir menggenangi wilayah Semarang dan sekitarnya akibat hujan yang turun sejak Jumat (30/12) hingga Sabtu (31/12).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.