Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, BRIN Lakukan Modifikasi Cuaca Untuk Libur Natal dan Tahun Baru

📅 Kamis, 29 Des 2022, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Banjir, BRIN Lakukan Modifikasi Cuaca Untuk Libur Natal dan Tahun Baru Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Sejumlah petugas memasukkan garam ke dalam pesawat Cassa A-2104 untuk persemaian garam dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Skadron Udara 2, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Jakarta - Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) sudah melakukan modifikasi cuaca untuk pengamanan transportasi darat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2023 di tiga titik wilayah Jawa Barat.

"Tujuannya untuk antisipasi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat, khususnya untuk mengamankan tiga titik rawan banjir di jalur transportasi darat di Jembatan Cipunegara, Ruas tol KM 136 dan KM 151 Tol Cipali," kata Koordinator Laboratorium Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Badan Riset Inovasi Nasioanl (BRIN) Budi Harsoyo saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Budi menyebut operasi TMC saat ini sudah dilaksanakan dari Posko di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan sudah dilakukan sebanyak tiga penerbangan (sorti) dengan membawa NaCl atau garam yang dijatuhkan ke awan yang dari data radar terpantau bergerak menuju daerah target yang ingin disterilkan dari hujan.

"Konsentrasi hujan pun bisa dipindahkan ke area perairan laut di utara Jakarta (Laut Jawa)," katanya.

Penyemaian ini sudah dimulai sejak tanggal 25 Desember lalu dan direncanakan akan sampai tanggal 3 Januari 2023 mendatang.

"Tujuannya agar hujan turun lebih awal atau diprematurkan sehingga saat sel awan tersebut melintas ke wilayah target sudah luruh. Tidak lagi jadi hujan, atau kalaupun hujan intensitasnya sudah jauh berkurang," ucapnya.

Secara administratif, kata Budi, tim TMC BRIN masih melakukan modifikasi cuaca untuk wilayah Jawa Barat, dan belum ada instruksi dari BNPB untuk wilayah lain termasuk mengantisipasi badai di Jakarta.

"BNPB baru akan melaksanakan operasi TMC dengan meminta bantuan ke BRIN setelah Pemda DKI mengeluarkan status siaga darurat. Saat ini wacana tersebut masih dalam proses adminsitratif antara BPBD DKI dan BNPB," ucapnya.

Mengenai efektifitas TMC untuk mengurangi intensitas curah hujan, Budi mengatakan sudah pernah melakukan mitigasi banjir di wilayah Jakarta sebanyak empat kali di tahun 2013, 2014, 2020, dan 2021. Dan terakhir pada saat perhelatan G20 yang dilaksanakan di Bali, timnya juga melakukan modifikasi cuaca dan terbukti berhasil.

Sementara itu peneliti dan meterologis Edvin Aldrian mengatakan masyarakat perlu waspada terhadap adanya potensi angin kencang pada periode cuaca saat ini dan menghindari berlindung di bawah pohon.

"Untuk antisipasi angin kencang, jangan berlindung di bawah pohon," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.