Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiket Mudik Tahun Baru Imlek Mulai Diserbu Warga Tiongkok

📅 Minggu, 25 Des 2022, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiket Mudik Tahun Baru Imlek Mulai Diserbu Warga Tiongkok Doc: ANTARA/REUTERS/China Daily
Ket. Arsip - Calon penumpang antre membeli tiket kereta api di Stasiun Kereta Changsha di Changsha, Provinsi Hunan, China, 28 Desember 2011.

BEIJING - Pemesanan tiket kereta api untuk berbagai tujuan di Tiongkok selama musim libur Tahun Baru Imlek pada 7 Januari-15 Februari 2023 mulai dibuka, Sabtu (24/12), dan warga di negara itu berburu untuk mendapatkannya.

Menurut data platform elektronik, pencarian tiket kereta api untuk jadwal perjalanan tanggal 7 Januari dalam empat jam pertama sejak pemesanan dibuka pada Sabtu telah mengalami peningkatan hingga 220 persen dibandingkan dengan pemesananpada Jumat (23/12).

Beberapa tiket kereta api yang paling banyak diburu calon pemudik pada pemesanan hari pertama itu adalah relasi Beijing-Zhengzhou dan Beijing-Wuhan, menurutQunar, platform pemesanan tiket daring.

Deputi Direktur Qunar, Guo Lechun, mengatakan kepada media setempat, Minggu, bahwa puncak arus mudik Imlek diperkirakan terjadi pada 15 Januari pada saat para pekerja migran pulang ke kampung halamannya.

Qunar juga mencatat sekitar 13.000 pemesanan tiket kereta per hari untuk mudik Imlek sejak 17 Desember dengan tujuan utama Chengdu, Chongqing, dan Changsha yang dikenal sebagai penyumbang terbesar pekerja migran.

Platform agen perjalanan wisata Trip.com memprediksi adanya kenaikan 34 persen pada perjalanan antarprovinsi selama musim libur Imlek mendatang.

Rombongan wisata antarprovinsi juga akan meningkat 46 persen dengan tujuan utama Shanghai, Beijing, Chengdu, dan Hainan.

Operator kereta api Tiongkok akan mengoperasikan 6.077 rangkaian kereta penumpang sebelum puncak arus mudik.

Pada saat puncak, mereka akan menambah lagi hingga menjadi 6.107 rangkaian untuk menjamin pemenuhan kapasitas maksimal yang bakal meningkat 11 persen dibandingkan momentum yang sama pada 2019.

Tiongkok mulai melonggarkan kebijakan antipandemi Covid-19 pada 7 Desember 2022. Sekarang tidak ada lagi pembatasan mobilitas masyarakat meskipun Tiongkok saat ini sedang dilanda lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.