Mahakarya Keris Naga Sasra Majapahit yang Ratusan Tahun Hilang Diklaim Akan Muncul pada Musyawarah Agung Senapati Nusantara di Yogya 17 September 2022
📅 Rabu, 14 Sep 2022, 18:37 WIB | Oleh: Eko SSelain akan menghadirkan keris-keris pemula dengan harga Rp 2-10 juta, keris-keris seharga puluhan juta dan ratusan juta bahkan milyaran juga akan hadir di bursa. Salah satu yang sudah memastikan hadir di bursa adalah kolektor besar dari Bali bernama Haji Tris Heryanto yang membawa beberapa keris langka dan sebuah topeng emas.
Fendi menerangkan Tris Heryanto akan membawa Keris Toraja, Keris Bali, dan Parang dari Sumba dengan ketiganya memiliki warangka dan gagang terbuat dari emas dan bertatah batu mulia.
"Umur kerisnya diperkirakan 500-an tahun dengan harga Rp 2-3 milyaran. Nah yang juga istimewa beliau juga akan menjual Topeng Emas langka dari Lombok dengan harga Rp 1,5 miluar. Semoga saja setidaknya salah satu koleksi beliau laku di bursa, jadi ramai lagi bursa tosan lagi nasional kita," kata Fendi.
Fendi membocorkan ada sekitar 15 bupati yang memastikan hadir di MAS 2022 ini yang tentu saja akan makin meramaikan bursa sekaligus bisa mendorong para bupati tersebut untuk memberi dukungan pada para pelaku budaya tosan aji di kabupatennya masing-masing. Dan yang istimewa, Bupati Sumenep, kabupaten di Madura yang dikenal sebagai kota keris, memastikan hadir untuk berbagi mengenai perkembangan teknologi dan skill pembuatan keris di sana.
"Dan Bantul punya Imogiri yang merupakan pusat warangka keris terbesar di dunia. Senapati Nusantara ingin mendorong kedua daerah ini berkolaborasi dalam upaya branding sebagai daerah penghasil tosan aji terbesar di dunia," pungkas Fendi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!