Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto Kristiyanto, Gibran Rakabuming, Anak Pramono Anung dan GKR Mangkubumi Dipastikan Ramaikan Musyawarah Agung Senapati Nusantara 17 September di Yogya

📅 Rabu, 14 Sep 2022, 16:53 WIB | Oleh:
Hasto Kristiyanto, Gibran Rakabuming, Anak Pramono Anung dan GKR Mangkubumi Dipastikan Ramaikan Musyawarah Agung Senapati Nusantara 17 September di Yogya Doc: Istimewa
Ket. Ketua Sterring Committee (SC) Musyawarah Agung, Nurjianto, saat jumpa pers jelang Musyawarah Agung Senapati Nusantara, pada Rabu (14/9) di sekretariat Senapati Nusantara, di Banguntapan, Bantul, DIY.

YOGYAKARTA - Tiga nama tokoh politik Indonesia yang juga pecinta keris, dipastikan akan datang meramaikan Musyawarah Agung Senapati Indonesia, induk organisasi dari 73 Paguyuban Keris di seluruh Indonesia. Musyawarah Agung ini akan diadakan pada 17 September di Hotel Ross In, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan dibarengi dengan bursa keris terbesar di Indonesia di tempat yang sama yang berlangsung dari 16-18 September.

"Pak Hasto kan Sekjen Senapati Nusantara, sedangkan Mas Gibran, Bupati Kediri Anindhito Himawan Pramana yang adalah anak dari Bapak Pramono Anung, dan dari Kraton Jogja nanti ada GKR Mangkubumi yang semuanya bersama-sama akan memikirkan apa yang terbaik untuk perkembangan Keris Nusantara," kata Ketua Sterring Committee (SC) Musyawarah Agung, Nurjianto, saat jumpa pers jelang Musyawarah Agung Senapati Nusantara, pada Rabu (14/9) di sekretariat Senapati Nusantara, di Banguntapan, Bantul, DIY.

Nurjianto atau di kalangan pecinta keris biasa disebut sebagai Gus Poleng ini menerangkan, ada 4 agenda utama Musyawarah Agung Senapati Nusantara -organisasi induk paguyuban keris se-Indonesia- tahun ini.

Pertama, pemilihan Sekjen daan Dewan Penasehat Senapati Nusantara periode 2022-2026 atau periode 4 tahun ke depan. Kedua, pameran keris-keris tua dan langka, yang dibarengi dengan agenda ketiga yakni bursa keris terbesar di Indonesia.

"Agenda keempat dan jadi agenda super penting yakni pengusulan 25 November sebagai Hari Keris Nasional," kata Gus Poleng.

Sebagaimana diketahui Unesco telah menepatkan keris sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 25 November 2005 lalu. Artinya sudah 18 tahun lamanya keris diakui dunia sebagai warisan budaya. Namun, usulan 25 November sebagai Hari Keris Nasional oleh Senapati Nusantara sejak September 2019 lalu saat Kemendikbud dipegang oleh Muhadjir Effendi macet di era Menteri Nadiem Makariem.

"Kajian sudah beres semua, Mensesneg Pratikno pun sudah bertemu dengan kita. Dengar-dengar memang macet di Menteri Nadiem. Kita harapkan Musyawarah Agung kali ini bisa mendesak Mas Nadiem untuk segera tanda tangan dan serahkan ke Presiden Jokowi yang juga pecinta keris sejati kan. Keris kan memang di Kemendikbud urusannya, jadi ya harus lewat Mas Nadiem," kata Gus Poleng.

Menurut Gus Poleng, penetapan hari keris penting sekali agar masyarakat luas kembali mengingat keberadaan keris sebagai warisan luar biasa dari nenek moyang kita. Tak kenal maka tak sayang, dengan penetapan hari keris maka masyarakat bisa kembali mengenal dan menyayangi keris sehingga mau terlibat dalam pelestariannya.

"Ingat ada hari batik kan masyarakat berbondong-bondong pakai batik. Kalau hari keris, minimal motret keris koleksinya ramai-ramai ke medsos, selamat hari keris, ramai lagi jadinya, jadi sayang keris semua," papar Gus Poleng.

Keris Nusantara untuk Indonesia Bangkit

Musyawarah Agung Paguyuban Keris Senapati Nusantara pada tahun ini mengambil tema khusus 'Keris Nusantara untuk Indonesia Bangkit.' Tema tersebut adalah refleksi masyarakat keris nusantara setelah melalui 2 tahun pandemi yang berat sekali bagi masyarakat Indonesia dan juga dunia.

Ketua Organizing Committee (OC) Musyawarah Agung, Fendi Prayitna, mengatakan bahwa keris menyimpan banyak nilai utama bangsa Nusantara sehingga diharapkan bertemunya para pecinta keris di Yogya bisa menumbuhkan inspirasi bagi semua kalangan masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan karena pandemi.

"Keris kita harapkan jadi spirit kita semua untuk bisa bangkit. Spirit ini menyimpan value-value utama dari keahlian tempa besi, metalurgi, art, dan juga sisi spiritual," kata Fendi.

Total peserta Musyawarah Agung yang akan hadir di Yogya diperkirakan sebanyak 180 orang -15 di antaranya adalah bupati dan walikota- yang merupakan perwakilan dari 73 paguyuban dari 73 kabupaten di Indonesia. Namun, diperkirakan ribuan orang akan meramaikan gelaran ini karena di sela Musyawarah Agung akan ada pameran keris-keris pusaka yang langka sekali dan juga bursa keris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Dinas Pertanian Babel Inten...
Olahraga
Alwi Farhan Gagal Melanjutk...
Olahraga
Fajar/Fikri Memaksakan Gim ...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.