Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiba-tiba Negara NATO Ini Batal Melakukan Pembelian Helikopter Militer Pabrikan Prancis Hingga Minta Pengembalian Uang, Ada Apa?

📅 Minggu, 19 Jun 2022, 06:29 WIB | Oleh:
Tiba-tiba Negara NATO Ini Batal Melakukan Pembelian Helikopter Militer Pabrikan Prancis Hingga Minta Pengembalian Uang, Ada Apa? Doc: Istimewa
Ket. helikopter NH90

Salah satu negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Norwegia memutuskan untuk mengakhiri kontrak pembelian helikopter NH90. Ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Norwegia, Bjorn Arild Gram.

Arild Gram mengungkapkan, Norwegia mengakhiri kontrak 20 tahun lalu dengan pabrikan Prancis untuk 14 helikopter maritim, dengan alasan penundaan, kesalahan dan perawatan yang memakan waktu. Ia menyebut langkah itu sebagai "keputusan serius".

"Norwegia, salah satu anggota pendiri NATO, sedang mengakhiri kontrak untuk helikopter militer NH90 yang ditandatangani pada tahun 2001," katanya, menurut laporan RT, Senin (13/6).

Ia mengatakan, pemerintah Norwegia akan mengembalikan helikopter NH90 yang telah diterimanya sejauh ini. Tak hanya itu, Norwegia juga menuntut pengembalian dana penuh hampir 525 juta euro atau setara Rp7,6 triliun.

"Sayangnya, kami telah mencapai kesimpulan bahwa tidak peduli berapa jam teknisi kami bekerja, dan berapa banyak suku cadang yang kami pesan, itu tidak akan pernah membuat NH90 mampu memenuhi persyaratan Angkatan Bersenjata Norwegia," ucap Arild Gram, dikutip dari DefenseNews.

Seperti diketahui, helikopter tersebut dikembangkan pada pertengahan 1990-an oleh NHIndustries, kemitraan antara perusahaan Eropa Airbus Helicopters, Leonardo Helicopters dan Fokker Technologies yang berbasis di Aix-en-Provence, Prancis. Pesawat ini digunakan oleh banyak negara.

Angkatan Bersenata Norwegia menjelaskan, negara itu sebelumnya telah memesan 14 helikopter dengan tujuan menjaga pantai dan perang anti-kapal selam pada tahun 2001. Mereka awalnya dijadwalkan untuk pengiriman pada akhir tahun 2008, tetapi hanya delapan dikirim siap untuk beroperasi.

"Armada saat ini diharuskan menyediakan 3.900 jam terbang per tahun, tetapi dalam beberapa tahun terakhir rata-rata hanya sekitar 700 jam," tutur Angkatan Bersenjata.

NHIndustries dalam sebuah pernyataan mengatakan sangat kecewa dengan keputusan yang diambil oleh Kementerian Pertahanan Norwegia dan membantah tuduhan yang dibuat terhadap NH90 serta terhadap perusahaan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya belum diberi kesempatan untuk membahas proposal terbarunya dan menganggap pemutusan kontrak oleh Norwegia sebagai tindakan yang tidak berdasar secara hukum.

Pabrikan melanjutkan dengan bersikeras bahwa 13 dari 14 helikopter yang dipesan oleh Norwegia telah dikirim, dengan satu lagi siap untuk diambil. Namun, menurut militer Norwegia, hanya delapan mesin yang beroperasi penuh.

Kementerian Pertahanan Norwegia mengatakan akan segera memulai proses identifikasi helikopter maritim alternatif.

NH90 adalah helikopter bermesin ganda yang dikembangkan untuk memenuhi persyaratan NATO akan helikopter militer multiperan modern berukuran sedang untuk operasi darat dan laut.

Tinjauan komprehensif atas kemampuan helikopter maritim Norwegia yang diminta oleh Kementerian Pertahanan pada bulan Februari menyimpulkan bahwa bahkan dengan investasi keuangan tambahan yang signifikan, kinerja dan ketersediaan NH90 tidak akan memenuhi persyaratan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Langkah Penanganan Stunting di Aceh Barat

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Langkah Penanganan Stunting...
Ekonomi
Peternak Ayam dan Telur Had...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.