Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ledakan di Luar Bandara Kabul, Sedikitnya 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS Tewas

📅 Jumat, 27 Agu 2021, 10:31 WIB | Oleh:
Ledakan di Luar Bandara Kabul, Sedikitnya 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS Tewas Doc: Istimewa/VoA
Ket. Ledakan di dekat bandara Kabul pada Kamis (27/8).

KABUL - Dua ledakan di dekat bandara Kabul pada Kamis (27/8) menewaskan tentara Amerika dan warga Afghanistan yang berkumpul dalam upaya keluar dari negara itu.

Seorang pejabat Afghanistan yang berbicara dalam kondisi tidak disebut identitasnya mengatakan pada Associated Press, sedikitnya 60 warga Afghanistan tewas dan 143 lainnya luka-luka.

Panglima Komando Pusat Amerika CENTCOM Jendral Frank McKenzie mengatakan 13 tentara Amerika - yang terdiri dari 11 marinir dan 1 personil urusan medis Angkatan Laut - tewas. Lima belas lainnya luka-luka.

McKenzie mengatakan lepas dari terjadinya ledakan itu misi evakuasi seluruh warga Amerika dan warga Afghanistan yang rentan dari negara itu masih akan terus berlanjut.

ISIS mengklaim bertanggungjawab dalam serangan itu, demikian laporan kantor medianya melalui saluran Telegram.

McKenzie mengatakan baku tembak terjadi setelah pemboman itu, tetapi penerbangan evakuasi terus berlanjut.

"Kami akan terus melaksanakan misi nomor satu kami, yaitu mengeluarkan sebanyak mungkin orang yang harus dievakuasi dan warga kami dari Afghanistan," ujar McKenzie dalam sebuah briefing. "ISIS tidak akan menyurutkan langkah kami menyelesaikan misi ini," tegasnya.

Pentagon sebelumnya menyebut serangan itu sebagai "serangan rumit yang mengakibatkan sejumlah warga Amerika dan warga sipil lainnya tewas dan cedera."

Juru bicara Pentagon John Kirby mencuit di Twitter, "Kami juga dapat mengukuhkan bahwa setidaknya ada satu ledakan lain di atau dekat Hotel Baron, tidak jauh dari Abbey Gate."

Presiden Amerika Joe Biden menyampaikan pernyataan di Gedung Putih sekitar jam 5 siang waktu Washington, DC. Ia terpaksa menangguhkan rencana pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett yang sudah direncanakan sejak lama karena ingin memusatkan perhatian pada insiden ledakan bom di bandara Kabul ini.

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengutuk ledakan itu. "Kami mengutuk keras insiden keji ini dan akan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk menyeret pelakunya ke muka hukum," tegasnya.

Ribuan orang telah berbondong-bondong datang ke bandara beberapa hari terakhir ini untuk berupaya meninggalkan Afghanistan setelah Taliban mengambilalih negara itu pada 15 Agustus lalu.

Sumber di Taliban mengkonfirmasi pada VOA bahwa seorang pembom bunuh diri meledakkan diri di sebuah area di luar bandara di mana terdapat sejumlah besar orang, termasuk perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.