Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Potensi Tsunami Megathrust Selatan Jawa Bisa Menyentuh Istana

📅 Jumat, 20 Agu 2021, 15:51 WIB | Oleh:
Waduh, Potensi Tsunami Megathrust Selatan Jawa Bisa Menyentuh Istana Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi tsunami.

JAKARTA - Waduh, potensi tsunami megathrust selatan Jawa bisa menyentuh Istana Negara. Peringatan tersebut disampaikanKepala Laboratorium Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) Heri Andreas.

Pakar gempa ITB itu pun meminta agar potensi bencana gempa bumi megathrust selatan Jawa diwaspadai. Sebab bisa terjadi kapan saja. "Gempa tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar dan saat ini tengah berada di ujung siklus perulangan (earthquake cycle)," kata Heri dalam keterangan tertulis yang diterima Koran Jakarta, Jumat (20/8).

Menurut Heri, berdasarkan data Global Navigation Satellite System (GNSS) dikonfirmasi soal adanya akumulasi energi di bagian megathrust Selat Sunda hingga Pelabuhan Ratu dan selatan Parangtritis hingga selatan Pantai Jawa Timur.Dari hasil pemodelan, kekuatan gempa yang bisa terjadi mencapai magnitudo (M) 8,7 hingga 9,0.

Kata dia, gempa dengan kekuatan sebesar itu dapat diikuti oleh gelombang tsunami yang tingginya hingga 20 meter. Masih menurut Heri, gelombang tsunami tersebut diperkirakan dapat mencapai di pesisir Jakarta dengan ketinggian 1 meter hingga 1,5 meter.

"Ketinggian itu, relatif lebih kecil dibandingkan dengan potensi tsunami yang bisa terjadi di bagian selatan. Namun demikian fakta saat ini pesisir Jakarta wilayahnya sudah ada di bawah laut hingga minus 1-2 meter, ini artinya potensi tsunami akan lebih besar," kata Heri dalam keterangannya.

Heri juga menambahkan berdasarkan hasil simulasi model, run-up tsunami dapat mencapai sebagian besar Pluit, Ancol, Gunung Sahari, Kota Tua hingga Gajah Mada. Bahkan, jika memperhatikan modelnya, tsunaminyaris menyentuh Istana Negara.

"Dari pemodelan tersebut menyiratkan tanggul pantai atau laut di Jakarta akan berperan sangat penting, tidak hanya mencegah banjir rob, tetapi juga melindungi Jakarta dari tsunami," katanya.

Untuk itu, lanjut Heri, langkahpemerintah dalam mempercepat upaya pembangunan tanggul sepanjang pesisir Jakarta harus didukung. Apa yang diungkapkannya, memang terkesan menakut-nakuti. Tapi ini fakta yang harus diungkap.

Heri pun meminta, agar pemerintah lebih rutin menggencarkan edukasi dan simulasi kebencanaan kepada masyarakat. Pemerintah juga mesti menyediakan jalur evakuasi dan shelter untuk tempat berlindung warga.

Kalau mampu membangun tanggul penahan tsunami seperti di Jepang, ya bisa saja. Tetapi biayanya mahal dan kita belum ke arah sana. Itu kan tanggulnya berlapis. Hal yang terbaik edukasi terhadap masyarakat. Gempa bumi dan tsunami merupakan bencana alam yang hampir tidak mungkin kita cegah, kecuali dengan doa. Apa yang bisa kita perbuat adalah bagaimana kita bersiap menghadapinya," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.