- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ini Penyebab Kekalahan Afg...
Ini Penyebab Kekalahan Afghanistan dari Taliban
Senin, 16 Agu 2021, 15:40 WIBTentara Afghanistan dibuat tak berkutik melawan Taliban. Taliban telah menguasai ibu kota Kabul, dan merebut sekitar 34 ibu kota provinsi Afghanistan.
Penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan membuat pasukan keamanan Afghanistan kalang kabut dalam menghadapi Taliban.
Menurut laporan Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan (SIGAR), ANDSF memiliki 300 ribu personel keamanan, termasuk tentara, polisi, dan anggota angkatan udara.
Sementara, Taliban memiliki sekitar 75 ribu pasukan. Namun Korupsi yang berada didalam pasukan keamanan Afghanistan, memunculkan tentara dan polisi "hantu".
"Untuk waktu yang lama, orang-orang di AS dan misi penasehat NATO telah mengetahui bahwa polisi Afghanistan terkenal korup," kata analis senior untuk Afghanistan di International Crisis Group, Andrew Watkins, dilansir Los Angeles Times, Senin (16/8).
Namun pasukan Afghanistan yang benar-benar terlatih atau pasukan khusus hanya berjumlah sekitar 56 ribu. Sementara kinerja divisi militer lainnya kurang menggembirakan.
"Mereka dimaksudkan untuk duduk di pos pemeriksaan dan bertindak sebagai representasi statis dari kehadiran pemerintah. Dipahami bahwa mereka tidak bertarung secara efektif, dan bahwa mereka bukan kekuatan ofensif," kata Watkins.
Saat pasukan yang kurang terlatih bertempur, mereka sering mencari dukungan udara untuk berlindung. Sebagian besar kekuatan udara didukung oleh AS dan NATO.
Ketika AS menarik diri, pasukan lokal harus lebih mengandalkan angkatan udara Afghanistan untuk melakukan serangan, pengintaian, dan pengumpulan intelijen.
Laporan SIGAR pada Juli mengatakan, dari semua jenis pesawat di angkatan udara Afghanistan, hanya 25 persen yang melakukan pemeliharaan terjadwal seperti yang direkomendasikan.
Masalah terbesar lainnya yang dihadapi pasukan keamanan Afghanistan adalah logistik. Taliban telah menguasai daerah pedesaan, dan mendapatkan kendali atas lebih dari 80 persen jalan raya di Afghanistan.
Dengan demikian pasokan logistik seperti peluru, persenjataan, makanan, dan bahan bakar dibawa oleh angkatan udara yang telah kewalahan.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Aris N
Berita Terkait:
-
Janice Tjen Tersingkir dari China Open
-
Cegah Banjir, Pemkot Jayapura Minta Masyarakat Patuhi Tata Ruang
-
Gerakan Pangan Murah di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel
-
Pasar Umrah Indonesia Terus Berkembang, Jannah Firdaus Perkuat Layanan dan Fasilitas
-
Presiden Prabowo Lantik Pratikno dan Hatta Rajasa sebagai Ketua dan Wakil Ketua Wantimpres
-
Gubernur Andra Soni Sebut Perekonomian Digital Banten Masuk Kategori Tinggi
-
Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.