- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kematian Covid-19 di India...
Kematian Covid-19 di India Lampaui 4 Juta
Rabu, 21 Jul 2021, 05:42 WIBNEW DELHI - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan kematian di India melampaui lebih dari empat juta. Angka kematian ini dihitung berdasarkan berapa banyak orang yang meninggal dengan membandingkan dengan angka kematian pada beberapa tahun sebelumnya.
Meskipun sulit untuk mengatakan berapa angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19, namun hitungan itu adalah ukuran dari dampak pandemi secara keseluruhan.
Sebelumnya India secara resmi mencatat lebih dari 414.000 kematian akibat Covid-19. Namun India dalam perhitungannya tak membuat perkiraan angka kematian tertinggi selama pandemi.
Para peneliti dari Center for Global Development yang berbasis di Amerika Serikat (AS) menggunakan tiga sumber data berbeda untuk memperkirakan kelebihan semua penyebab kematian India selama pandemi hingga 21 Juni.
Data pertama diperoleh setelah mereka mengekstrapolasi pendaftaran kematian dari tujuh negara bagian, yang mencakup setengah dari populasi India. India melakukan survei kematian tahunan tetapi hanya menerbitkan angka kematian hingga 2019.
Kedua, para peneliti menerapkan perkiraan internasional atas tingkat kematian infeksi secara spesifik terkait usia terhadap data dari tes antibodi di dua negara bagian dengan populasi terbanyak, yang juga disebut survei sero.
Ketiga, mereka melihat survei konsumen terhadap 868.000 individu di 177.000 rumah tangga yang juga mencatat apakah ada anggota keluarga yang meninggal dalam 4 bulan terakhir.
Kelebihan Kematian
Secara keseluruhan, para peneliti kemudian memperkirakan ada kelebihan kematian dengan kisaran 3,4 juta hingga 4,7 juta, sehingga angka kematiannya berjumlah sekitar 10 kali lebih tinggi dari angka kematian resmi Covid-19 di India. Angka ini juga jauh lebih tinggi daripada perkiraan lain oleh ahli epidemiologi, yang percaya bahwa kematian berlebih di India lima hingga tujuh kali lebih tinggi.
Para peneliti menyimpulkan angka infeksi India dan menerapkan perkiraan dari studi internasional tentang kemungkinan kematian akibat Covid-19. "Data tersebut juga menyiratkan bahwa empat juta orang telah meninggal dalam pandemi di India," kata Arvind Subramanian, mantan kepala penasihat ekonomi India dan salah satu penulis penelitian.
"Angka kematian yang sebenarnya mungkin dalam beberapa juta, bukan ratusan ribu, membuat ini bisa dibilang sebagai tragedi kemanusiaan terburuk di India pada era modern usai pemisahan (dengan Pakistan) dan kemerdekaan," pungkas ringkasan penelitian itu. AFP/BBC/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Khusus Peringatan HUT ke-81
-
Direktur WHO Tegaskan Peringatan 'Pandemi Berikutnya'!
-
Platform Judi Polymarket Tidak Bersedia Membayar atas Taruhan Invasi AS ke Venezuela
-
Studi: Orang Kurus Lebih Berisiko Alami Gejala Covid-19 Parah
-
Perbaikan Jembatan di Tapsel Pulihkan Aktivitas Warga
-
Telah Menyebar di AS, Varian COVID-19 Baru Sangat Menular Picu Lonjakan Pasien Rawat Inap di Tiongkok
-
Sebelumnya Petinggi BIN, Djaka Budi Kini Dilantik Jadi Dirjen Bea Cukai, Ini Kata Airlangga Hartarto
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.