Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Usik Eksplorasi Minyak di Sarawak

📅 Sabtu, 10 Jul 2021, 05:22 WIB | Oleh:
Tiongkok Usik Eksplorasi Minyak di Sarawak Doc: AFP/MANAN VATSYAYANA
Ket. Logo Petronas l Menara kembar Petronas terlihat di belakang sebuah SPBU Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu. Saat ini Petronas sedang mengerjakan proyek pengeboran migas di lepas pantai Sarawak yang berpotensi memicu kemelut dengan Tiongkok.

KUALA LUMPUR - Sebuah lembaga pemikir yang bermarkas di Amerika Serikat (AS), Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI) dalam laporan yang dirilis pekan ini menyatakan bahwa armada kapal penjaga pantai Tiongkok sejak awal Juni telah mengusik proyek migas Malaysia di lepas pantai Sarawak yang ada di wilayah perairan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Laporan AMTI itu dikeluarkan bersamaan dengan pengumuman perusahaan minyak milik Malaysia, Petronas, yang meneken kesepakatan penyediaan gas alam cair (liquid natural gas/LNG) selama 10 tahun senilai 7 miliar dollar AS bagi anak perusahaan dari China National Offshore Oil Corp (CNOOC), pada Rabu (7/7) lalu.

"Kapal-kapal Penjaga Pantai Tiongkok (China Coast Guard/CCG) telah mengusik pembangunan eksplorasi migas baru Malaysia di perairan lepas pantai Sarawak," kata AMTI dalam laporan yang berjudulContest at Kasawari: Another Malaysian Gas Project Faces Pressure. "Kejadian ini sudah 3 kali terjadi sejak musim semi tahun lalu CCG mengusik eksplorasi energi Malaysia," imbuh AMTI.

AMTI menjelaskan bahwa pengusikkan oleh CCG ini menunjukkan kegigihan Beijing dalam menantang kegiatan eksplorasi migas negara tetangganya di dalam zona ekonomi eksklusif mereka sendiri.

Tiongkok dan Malaysia termasuk di antara enam negara Asia yang berebut klaim teritorial di LTS. Beijing mengklaim hampir seluruh wilayah perairan sengketa itu sebagai miliknya.

Potensi Ketegangan

AMTI mengatakan ketegangan antara Malaysia dan Tiongkok terjadi saat pengembangan eksplorasi di ladang gas Kasawari, sekitar 4,3 mil laut dari ladang gas Malaysia lainnya, NC3, yang mulai beroperasi pada 2016.

Pemerintah Malaysia sempat membuat peringatan pada para pelaut sebelum Petronas mengangkut material pada 19-24 Mei yang akan digunakan untuk membangun anjungan sumur migas di lokasi tersebut. AMTI mengatakan peringatan itu juga ditujukan pada pihak Tiongkok.

Dalam laporan AMTI itu kemudian mengatakan bahwa ada 16 pesawat militer Tiongkok terbang dalam formasi taktis, mendekat dalam jarak 60 mil lautdari pantai Sarawak pada 31 Mei lalu dan aksi Beijing ini membuat Malaysia pun segera mengerahkan jet tempurnya.

Usai insiden itu, pemerintah Malaysia memanggil Dubes Tiongkok dan Kuala Lumpur saat ini berjanji akan melayangkan nota protes diplomatik. Namun hingga Kamis (8/7) belum ada kejelasan dari aksi Malaysia dalam menanggapi aksi pesawat-pesawat militer Tiongkok pada 31 Mei lalu itu.

Sejak insiden itu, AMTI melaporkan bahwa kapal-kapal Tiongkok bertahan di wilayah perairan dekat proyek migas Malaysia di lepas pantai Sarawak.

"Kapal-kapal CCG secara rutin beroperasi di sekitar Luconia Shoals, tinggal di sana selama berbulan-bulan dan sering melewati dekat proyek energi lepas pantai Malaysia," tulis AMTI.

Saat laporan AMTI dipublikasikan, kapal CCG terlihat ada Kasawari bersama dua kapal tongkang Malaysia, Sapura 2000 and Sapura 3000, yang mengerjakan pengeboran minyak. Dalam laporannya, AMTI menulis bahwa jika proyek eksplorasi migas lepas pantai ini rampung, maka ketegangan antara Malaysia dan Tiongkok akan semakin memanas. BenarNews/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Kualitas Udara Palangka Ray...
Daerah
Korban Gempa NTT Masih Ting...
Ekonomi
Fantastis! Misi Dagang Sumu...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.