Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Metro Jaya akan Buat Jalur Khusus Nakes Cegah Terjebak Kemacetan Saat Penyekatan Selama PPKM Darurat

📅 Selasa, 06 Jul 2021, 11:52 WIB | Oleh:
Polda Metro Jaya akan Buat Jalur Khusus Nakes Cegah Terjebak Kemacetan Saat Penyekatan Selama PPKM Darurat Doc: Istimewa

Sejumlah ruas jalan utama terjadi penyekatan dalam menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Harapannya dapat mencegah kasus positif Covid-19 bertambah di DKI Jakarta.

Namun, dalam pelaksanaan yang terjadi malah menimbulkan kemacetan di titik penyekatan. Lantaran beberapa perkantoran masih meminta pegawainya untuk bekerja di kantor.

Akhirnya kebijakan penyekatan menuai pro dan kontra dari masyarakat. Sebab bisa saja mengganggu kerja dari tenaga kesehatan atau ambulans yang sedang menolong nyawa seseorang dan terjebak kemacetan akibat penyekatan yang terjadi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, mengatakan pihaknya akan membuat jalur-jalur khusus bagi para pekerja di sektor esensial maupun kritikal seperti tenaga kesehatan agar tidak terjebak pada kemacetan atau terhambat saat menuju tempat bekerja.

"Kami sudah mengevaluasi dengan Pangdam, besok akan buat jalur-jalur yang lebih baik jalur untuk nakes, kritikal, esensial, masing-masing roda dua dan roda empat," ujar Fadil saat meninjau pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali di Jalan Raya Lenteng Agung.

Fadil menambahkan pada prinsipnya, masyarakat harus taat dengan jalur yang telah ada.

"Prinsip masyarakat harus taat jalur, supaya antreanya seperti di bandara, jadi tidak saling serobot, supaya lebih bagus," katanya.

Hal ini dilakukan agar para Tenaga Kesehatan (Nakes) tidak telat dalam menjalankan tugasnya. Sedangkan untuk bidang Farmasi akan tetap dilakukan pemeriksaan secara ketat.

"Saya kasih contoh, bidang Farmasi misalnya. Dia kerja di apotek, apakah karyawan biasa, apakah apoteker atau tukang parkir, tukang buat teh dari apotek tersebut masih enggak dalam kategori, nah itu," tuturnya.

"Jadi kami mulai mempertajam, mendetailkan sasaran, nanti kita atur dulu jalurnya. Supaya tidak semua, saya tenaga farmasi, saya jasa keuangan dan sebagainya, nanti kita lihat. Itu kan ada batasannya dan ada korsentasenya," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
BPBD Parimo Distribusi 32 R...
Olahraga
Joshua Zirkzee Jadi Penentu...
Luar Negeri
7 Negara OPEC+ Sepakat Pert...
Ekonomi
Rupiah Berisiko Melemah - 0...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.