Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Virtual Tour' Jadi Alternatif Berwisata di Tengah Pandemi Covid-19

📅 Sabtu, 05 Jun 2021, 00:00 WIB | Oleh:
“Virtual Tour' Jadi Alternatif Berwisata  di Tengah Pandemi Covid-19 Doc: istimewa

Rindu liburan adalah dua kata yang mungkin terus terngiang di benak banyak orang selama pandemi Covid-19. Namun, karena pandemi telah menuntut kita untuk selalu membatasi diri, menikmati wisata sepertinya mustahil untuk dilakukan saat ini.
Adanya pembatasan bukan berarti kita harus berdiam diri, beradaptasi dan tak membuat terobosan agar rindu akan liburan bisa kita obati tanpa harus menunggu pandemi berakhir.
Caranya yaitu dengan menerapkan teknologi. Di tengah maraknya penggunaan teknologi informasi digital saat ini, ternyata kita tetap bisa berlibur ke mana saja melalui aplikasi virtual tour (tur virtual), sebuah teknologi yang memungkinkan kita pergi berwisata secara daring tanpa harus meninggalkan rumah.
Tentu saja ini adalah inovasi yang menarik, mengingat pariwisata di Indonesia mengalami penurunan selama adanya pandemi. Pemanfaatan platform digital ini diharapkan bisa digunakan untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia.
Singkatnya, virtual tour adalah konsep baru untuk berlibur di tengah pandemi. Kita dapat menjelajahi berbagai destinasi wisata menarik di Indonesia hanya berbekal gawai pintar dan jaringan internet dari rumah.
Selain menawarkan keindahan dan keunikan dari setiap destinasi secara virtual, kita juga bisa belajar tentang destinasi yang dikunjungi. Semua itu dimungkinkan karena virtual tour ini bisa dilengkapi pemandu wisata secara virtual (virtual tour guide) yang menjelaskan dengan cukup detail destinasi yang kita kunjungi.
"Menariknya, virtual tour di tengah pandemi Covid-19 menjadi tren baru berlibur sekaligus jadi sarana hiburan," demikian pernyataan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui laman resmi kemenparekraf.go.id, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data yang dikeluarkan perusahaan perintis jasa penyelenggara tur virtual, Autorin, hingga saat ini peminat wisata virtual terus meningkat. Bahkan, sejak Juli hingga September 2020 sudah lebih dari 900 wisatawan virtual menjelajahi destinasi wisata di Indonesia. I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Olahraga
Mancini Tegaskan Tim Nasion...
Daerah
Karhutla Diduga Libatkan Ko...
Rona
Beware Boiúna, Horor Monst...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.