Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Junaedi Salat, Tinggalkan Dunia Hiburan untuk Menjadi Pendeta

📅 Selasa, 19 Jan 2021, 14:44 WIB | Oleh:
Junaedi Salat, Tinggalkan Dunia Hiburan untuk Menjadi Pendeta

Seniman terkenal pada zamannya, Junaedi Salat, telah pergi menghadap sang Pencipta di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat, Senin (18/1) pukul 20:09 WIB. Disebutkan pemeran film Ali Topan Anak Jalanan ini meninggal karena vertigo dan gangguan lambung.

Aktor dan pengarang lagu Junaedi Salat mungking kurang banyak dikenal generasi saat ini. Tapi bagi generasi 70-80-an dia merupakan seniman besar yang terlihat membintang puluhan film. Dia terlibat pembuatan album, mengarang lagu, serta mengaransemen.

Film-film almarhum yang lahir di Lampung 2 September 1950 ini sangat digemari ketika itu. Dua filmnya yang terkenal adalah Ali Topan Anak Jalanan (1977) dan Aku Tak Berdosa (1972). Pada Aku Tak Berdosa, dia beradu akting dengan Dewi Puspa.

Junaedi membintangi 20 film dan terlibat dalam proses pembuatan 15 lagu. Ia melahirkan 9 album bersama musisi dan penyanyi seperti Chrisye, Jockie Suryoprayogo, Guruh Soekarno Putra, dan Vonny Sumlang.

Lagunya yang cukup terkenal adalah Sabda Alam, Juwita bersama Chrisye dan Jockie. Ia menciptakan lagu Gara-gara untuk Lydia Kandou, Kasih untuk Malyda, dan Kupu-kupu Malam untuk Gito Rollies.

Salah satu yang menjadi perhatian publik adalah kepindahan agamanya. Ia menikah beda agama dengan Mauli Sondang S, seorang wanita yang tergabung dalam organisasi seni Swara Maharddhika. Pada pernikahan ini dia dirundung masalah mulai dari perceraian hingga kecanduan narkoba.

Pada keadaan tersebut sempat bergumul mencari Tuhan selama dua tahun. Selama dua tahun itu pula dia beribadah di dua tempat berbeda, yakni di masjid dan gereja, sebelum memutuskan memeluk Kristen pada 1984.

"Jadi saya mulai masuk gereja. Tapi kalau pendeta ngajak doa, semua orang menunduk. Saya begini aja (bengong) ngelihatin. Nyanyi juga denger aja gitu. Ini berjalan selama dua tahun," ucap dia dalam tayangan di kanal Youtube.

Pada saat bimbang melanda, Junaedi merasa dipanggil oleh kalimat misterius. Bisikan tersebut terus datang ke dalam hatinya. "Tuhan itu memanggil hanya dengan kalimat misterius. Begini 'Carilah kebenaran, kamu akan diselamatkan.' Kata-kata itu terus berkumandang di hati saya," katanya.

Setelah memeluk Kristen Junaedi Salat meninggalkan dunia hiburan. Ia memilih menghabiskan sisa hidupnya sebagai seorang pendeta. Hay/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Pawai Khitong Jadi Magnet B...
Ekonomi
Kementerian UMKM Dorong Pro...
Daerah
Kadin Kota Jayapura Buka Pe...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.