'The Citizen' Awali Liga Inggris dengan Tundukkan Wolves

Rabu, 23 Sep 2020, 13:16 WIB

WOLVERHAMPTON - Pep Guardiola menyebut Phil Foden tampil luar biasa saat Manchester City memulai upaya dalam persaingan perebutan gelar Liga Inggris dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah Wolverhampton, Selasa (22/9) dini hari WIB.

Ket. Foto: RAYAKAN GOL I Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus (tengah) merayakan golnya ke gawang Wolverhamton bersama Ferran Torres pada laga Premier League di Molineux stadium, Wolverhampton, Selasa (22/9) WIB. Di laga itu, City menang 3-1. — Sumber: MARC ATKINS/AFP

Awal musim City tertunda karena keterlibatan di Liga Champions musim lalu. Situasi itu telah memungkinkan sang juara bertahan, Liverpool, untuk memimpin enam poin atas tim asuhan Guardiola bahkan sebelum mereka menendang bola.

Karena itulah, City tidak boleh tergelincir di Molineux jika mereka ingin mengimbangi sang juara bertahan tersebut. City memimpin dua gol sebelum jeda lewat penalti Kevin De Bruyne dan penyelesaian bagus Foden.

Usai tampil luar biasa di babak pertama, City dalam bahaya ketika Wolves mendominasi setelah jeda. Mereka harus bertahan setelah Raul Jimenez membalas satu gol sebelum Gabriel Jesus mencetak gol ketiga di injury time.

Gol Foden adalah dorongan moral yang disambut baik dalam pertandingan pertamanya sejak gelandang itu dipulangkan oleh Gareth Southgate karena ulah memalukan. Foden bersama dengan Mason Greenwood dari Manchester United, kedapatan mengundang wanita lokal ke hotel tempat tim nasional Inggris menginap.

Pelanggaran protokol virus korona setelah pertandingan UEFA Nations League Inggris kontra Islandia secara terbuka dikecam oleh City. Meski demikian pemain berusia 20 tahun itu tetap mempertahankan kepercayaan Guardiola.

"Untuk mencetak gol dan di babak kedua Foden bermain sangat bagus, dia membantu kami menjaga bola," ujar Guardiola.

Sementara City menyamai rekor Aston Villa untuk memenangkan 10 pertandingan pembukaan berturut-turut di awal musim kompetisi papan atas Inggris, Liverpool tetap dianggap menjadi kekuatan utama Liga Inggris untuk saat ini.

Guardiola mengatakan dia sangat senang karena tim asuhannya membuka musim dengan kemenangan mengingat pramusim lebih pendek dari biasanya. "Kami tidak bisa berlari banyak karena kami lelah di kaki kami, tetapi secara umum kami melakukan permainan yang bagus," ujarnya.

Bagi City dan Guardiola, musim ini sangat krusial karena mereka ingin merebut kembali gelar yang dimenangkan pada 2018 dan 2019. Guardiola mengatakan dia perlu dan pantas mendapatkan perpanjangan kontraknya di City daripada hanya diberikan satu tahun saat dia memasuki tahun terakhir dari kontraknya saat ini.

Setelah finis 18 poin di belakang Liverpool dan menderita kekalahan mengejutkan pada perempat final Liga Champions melawan Lyon, City harus bersaing ketat dengan "The Reds" musim ini.

City dikalahkan oleh Wolves dua kali musim lalu, tetapi kali ini tim asuhan Guardiola dalam performa terbaiknya. ben/AFP/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.