Penelitian Rokok Eletrik Mesti Dikembangkan
Kamis, 22 Mar 2018, 09:00 WIBJAKARTA - Penelitian dari Public Health England (PHE) mengungkapkan bahwa produk tembakau alternatif yang dikonsumsi dengan cara dipanaskan, seperti rokok elektrik, lebih ramah terhadap kesehatan tubuh dibanding rokok konvensional (tembakau). Rokok elektrik memiliki risiko kesehatan 95 persen lebih rendah dibandingkan rokok yang dikonsumsi dengan cara dibakar.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI), Mariatul Fadhila, di Jakarta, Rabu (21/3), mengatakan penggunaan produk tembakau alternatif sebagai upaya mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi rokok telah lama menjadi pembahasan. Baru-baru ini, American Cancer Society (ACS) atau Komunitas Kanker Amerika yang telah berdiri sejak 1913 akhirnya bersuara tentang posisi mereka terhadap produk tembakau alternatif, termasuk rokok elektrik. cit/E-3
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.