Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Wushu Indonesia Siapkan Atlet untuk Sejumlah Kejuaraan Internasional

Foto : ANTARA/Hafidz Mubarak A

Pewushu Indonesia Harris Horatius tampil pada final nomor nangun putra Asian Games 2022 di Xiaoshan Guali Sports Centre, Hangzhou, China, Selasa (26/9).

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pengurus Besar Wushu Indonesia memastikan tetap akan mengirim para atlet wushu untuk berkompetisi di sejumlah kejuaraan internasional yang akan berlangsung sepanjang 2024.

"Kami tetap harus mengirim atlet ke sejumlah kejuaraan internasional, lebih banyak padasingle eventtahun ini," kata Wakil Ketua Umum I PB Wushu Indonesia Iwan Kwok ketika dihubungi melalui saluran telepon di Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, sejumlah kejuaraan internasional yang akan diikuti, di antaranya Kejuaraan Dunia Junior Wushu di Brunei Darussalam, Asia Junior Wushu Championship di China serta kejuaraan dunia lainnya di Australia dan Jepang.

"Ada juga University Combat Games, itu tingkat mahasiswa dunia yang akan kita ikuti tahun ini," katanya.

Iwan mengatakan, meskipun Wushu Indonesia siap berkompetisi di sejumlah kejuaraan tersebut, namun saat ini mengalami kendala berupa belum terbentuknya tim atlet melalui pemusatan latihan nasional.

PB Wushu Indonesia, kata dia, hingga saat ini belum mendapatkan dana pembinaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sementara untuk melaksanakan pelatnas dibutuhkan dana yang cukup besar sehingga tidak bisa mengandalkan cabang olahraga.

"Kami berharap dana pembinaan bisa secepatnya turun sehingga pelatnas bisa segera dilakukan karena ini kan demi Indonesia juga," ujarnya.

Iwan mengatakan, meskipun belum ada pelatnas, para atlet tetap berlatih secara mandiri di daerah masing-masing sambil berlatih untuk persiapan mengikuti PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Latihan mandiri para atlet, kata dia, tetap diawasi oleh pelatih sehingga mereka tetap menyiapkan diri secara optimal untuk mengikuti kejuaraan internasional.

"Atlet tetap harus ikut kejuaraan internasional karena salah satu bahan evaluasi di Kemenpora nantinya adalah prestasi," pungkas Iwan. Ant


Redaktur : -
Penulis : Antara, Opik

Komentar

Komentar
()

Top