Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Wisuda UPNVJ Kembali Digelar Daring

Foto : Istimewa

Rektor UPVNJ Erna Hernawati dalam acara wisuda yang digelar secara daring.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, acara wisuda Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPVNJ), kembali digelar secara virtual atau daring. Langkah ini diambil, sebagai upaya untuk mencegah potensi penularan virus.

"Di tengah pandemi UPNVJ kembali menggelar wisuda secara daring. Wisuda ke-66 ini melantik wisudawan dan wisudawati yang berjumlah 880 orang dengan rincian 27 orang lulusan Diploma Tiga, 725 orang lulusan Sarjana, 77 orang lulusan Magister, dan 51 orang lulusan Profesi. Tercatat Sampai dengan saat ini UPNVJ telah menghasilkan 55 ribu lulusan yg terdiri dari jenjang diploma, sarjana dan magister," demikian bunyi keterangan tertulis Humas UPNVJ yang diterima Koran Jakarta, Minggu (28/3).

Menurut Humas UPNVJ dalam keterangan tertulisnya, wisuda kali ini, mengangkat tema mengenai Melalui Program MBKM, Menghasilkan SDM Unggul dan Berakhlak. Wisuda secar daring ini dipimpin langsung Rektor UPVNJ, Erna Hernawati.

Dalam kata sambutannya di acara wisuda secara daring, Rektor UPVNJ, Erna Hernawati mengatakan, sejak tahun 2020, UPNVJ mulai mempersiapkan dan melaksanakan kebijakan kurikulum terbaru yang diusung Menteri Pendidikan, Nabiel Makarim yaitu Kurikulum MBKM atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kurikulum ini bertujuan mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

"Untuk mendukung program kurikulum MBKM yang diberikan oleh Kemendikbud, UPNVJ telah melaksanakan program-program seperti pertukaran mahasiswa Tanah Air Nusantara, Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata Sakti), Program Pertukaran Mahasiswa Secara Daring (Permata Sari), Program Pertukaran Dosen diantara UPN Veteran, UPNVJ bekerjasama dengan Nara Kreatif dan BenihBaik.com melalui program Amati atau Aksi Mahasiswa Produktif Indonesia, dan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang dibentuk oleh Nawa Cita Presiden, Sinergi BUMN danForum Human CapitalIndonesia (FHCI)," tuturnya.

Erna juga sempat menyinggung soal beberapa berita yang tidak baik, antara lain kasus korupsi dana bantuan sosial Covid-19 dan pernyataan publikasiMicrosoft Officeyang menunjukan Indonesia sebagai negara yang paling tidak sopan dalam bermedia sosial. Dalam publikasi Microsoft Office ini, Indonesia berada di di peringkat 29 dari 32 negara.

"Karena itu saya sangat berharap hal tersebut tidak dilakukan oleh para alumni UPNVJ. Saya berharap etika dan norma masih tertanam penuh oleh para lulusan UPNVJ. Karena ketika ada mahasiswa atau alumni UPNVJ yang menjadi bagian dari hal tersebut, maka itu adalah kegagalan kami sebagai pendidik yang tidak mampu menjalankan amanah UU Standar Nasional Pendidikan," ujarnya.

Kepada para wisudawan, Erna berpesan, agar alumni UPNVJ jadi lulusan yang dapat berkontribusi, baik dalam kehidupan bermasyarakat dan bangsa. Para alumni UPNVJ harus jadi diri sendiri yang terbaik sesuai versi dan karakteristik pribadi.

"Titip nama baik almamater, nama baik orangtua dan keluarga dengan satu cara yaitu takutlah akan Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan yang tidak pernah tidur, dan masa dimana tidak ada yang akan kita bawa, selain amal baik. Perjalanan yang dihadapi ke depannya tidak akan sama. Kesuksesan dan kegagalan akan selalu berdampingan, namun kita harus bisa memaknai kegagalan tersebut sebagai awal dari kesuksesan yang tertunda, agar kita tidak mudah menyerah dan terus mengejar cita-cita kita sampai tercapai," pungkasnya.

(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top