Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Warga Bogor Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Foto : ANTARA/HO-BPBD Kota Bogor

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor sedang memotong batang pohon yang tumbang dan menutupi badan jalan, di Jalan H Juanda Kota Bogor, Senin (2/11) siang. Bogor

A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR - Warga Kota Bogor dan sekitarnya diingatkan untuk mewaspadai adanya bencana hidrometeorologi yakni bencana akibat cuaca buruk.

Wali Kota Bima AryaSugiarto menjelaskan, saat ini menghadapi musim hujan sehingga potensi adanya bencana hidrometeorologi menjadi lebih besar, seperti bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang.

Menurut Bima Arya, pada Senin (2/11) kemarin terjadi bencana pohon tumbang di empat lokasi di Kota Bogor, yakni di Jalan Ahmad Yani Tanah Sareal, Jalan H Juanda Bogor Tengah, Jalan Dadali Bogor Selatan, serta Kelurahan Pakuan Bogor Selatan.

Akibat pohon tumbang tersebut empat orang yang sedang mengendarai sepeda motor tertimpa dan mengalami luka-luka, serta sebuah mobil rusak di bagian atap tertimpa batang pohon.

"Semua korban akibat pohon tumbang, pembiayaan pengobatanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Bogor," katanya.

Pangkas Pohon

Bima Arya juga menyebut untuk mengantisipasi bencana pohon tumbang, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pertamanan melakukan pemangkasan dahan pohon maupun menebang pohon penghijauan yang rapuh dan keropos.

"Ada sekitar 300-an pohon yang didata untuk dipangkas dan ditebang oleh Bidang Pertamanan. Dinas terkait akan keliling Kota Bogor untuk memangkas dan menebang pohon yang rawan tumbang," katanya.

Bima menjelaskan pohon rawan tumbang itu dua kategori, pertama, pohon yang terlihat kokoh dari luar tapi akarnya sudah rapuh keropos. "Pohon ini sering tumbang ketika ada angin kencang," katanya.

Kedua, pohon yang akarnya kuat tapi dahan dan rantingnya getas, mudah patah.

Bimatelah menginstruksikan Dinas Pertamanan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk berkeliling menyusuri pohon penghijauan di Kota Bogor, mengawasi mana pohon yang rawan tumbang.

Pemerintah Kota Bogor sudah mendata pohon penghijauan, dari status hijau hingga merah. "Saat ini, ada sekitar 300 pohon yang sudah didata oleh Dinas Pertamanan," katanya.

Baca Juga :
Pembuatan Seragam

Dia juga mengingatkan agar warga Kota Bogor berupaya menghindari jalan-jalan dengan pohon penghijauan yang besar pada saat turun hujan dan ada angin. Jalan dengan pohon penghijauan itu antara lain, di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan Raya Pajajaran, dan Jalan H Juanda.

"Kalau orang Bogor pasti tahu, mana jalan-jalan yang banyak pohon penghijauan," katanya. n Ant/P-5

(ant/P-5)
Redaktur : M Husen Hamidy

Komentar

Komentar
()

Top