Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Semoga Jangan Membesar, Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1,5 Km

6 Senin, 05 Jul 2021, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Semoga Jangan Membesar, Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1,5 Km Waduh Semoga Jangan Membesar, Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1,5 Km Doc: ANTARA/HO/twitter BPPTKG
Ket. Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran pada Senin (5/7) pagi.

Yogyakarta - Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter (1,5 km) ke arah barat daya pada Senin pagi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, menyebutkan Merapi meluncurkan awan panas guguran pada pukul 08.48 WIB.

Awan panas guguran itu, menurut dia, tercatat di seismogram beramplitudo 52 mm dan terjadi selama 124 detik. "Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya," kata Hanik.

Pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, guguran lava pijar juga teramati 20 kali meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak maksimum 1.700 meter ke arah barat daya dan 9 kali ke arah tenggara sejauh 1.500 meter.

Gunung api aktif itu juga tercatat mengalami 82 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-19 mm selama 11-127 detik, 17 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-26 mm selama 3-9 detik.

Berikutnya, sembilan kali gempa embusan dengan amplitudo 3-6 mm selama 5-19 detik, dan dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 45-75 mm selama 11-13 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menang Besar 6-0, Jadi Modal PSS Hadapi Bhayangkara

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menang Besar 6-0, Jadi Moda...
Daerah
UNESCO Beri Status Hijau ke...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kalah Telak di Pemilu Paruh Waktu, Trump Tetap Pertahankan Kebijakan Tarif

Kalah Telak di Pemilu Paruh Waktu, Trump Tetap Pertahankan Kebijakan Tarif

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.