Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

UNICEF: 1 dari 5 Anak di Negara Kaya Hidup dalam Kemiskinan

Foto : AFP/Christophe SIMON

Kemiskinan Anak | Seorang anak perempuan ikut serta dalam aktivitas sosial di luar ruangan di pinggiran Kota Marseille, Prancis selatan, beberapa waktu lalu. Pada Rabu (6/12) UNICEF melaporkan bahwa satu dari lima anak hidup dalam kemiskinan di 40 negara terkaya di dunia.

A   A   A   Pengaturan Font

Temuan UNICEF ini membuktikan bahwa sebagian besar anak-anak tumbuh tanpa makanan bergizi, pakaian, perlengkapan sekolah, atau tempat hangat yang cukup untuk dijadikan rumah, walau negara tempat mereka tinggal kaya

NEW YORK - Enam puluh sembilan juta atau lebih dari satu dari lima anak hidup dalam kemiskinan di 40 negara terkaya di dunia, kata UNICEF ?dalam laporan terbarunya. Temuan UNICEF ini muncul meskipun terjadi penurunan tingkat kemiskinan anak dari tahun 2012 hingga 2014 dan dari tahun 2019 hingga 2021, sebesar sekitar 8 persen di 40 negara kaya yang dinilai oleh Uni Eropa (UE) dan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

"Ini setara dengan sekitar enam juta anak dari total populasi anak sebanyak 291 juta," kata ??Innocenti, lembaga penelitian yang ada dibawah naungan UNICEF. "Padahal pada akhir tahun 2021 lalu dilaporkan masih ada lebih dari 69 juta anak dalam kemiskinan di negara-negara kaya tersebut," imbuh laporan Innocenti yang dirilis pada Rabu (6/12).

"Bagi sebagian besar anak-anak, hal ini berarti mereka tumbuh tanpa makanan bergizi, pakaian, perlengkapan sekolah, atau tempat hangat yang cukup untuk dijadikan rumah. Permasalahan ini akan berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental kaum muda," kata Dr Bo Viktor Nylund, Direktur??Innocenti.

Penghitungan UNICEF itu ??didasarkan pada angka kemiskinan relatif yaitu sekitar 60 persen dari pendapatan median nasional, yang sering digunakan di negara-negara maju untuk menentukan tingkat kemiskinan di negara mereka.

Laporan tersebut pun menyerukan tindakan untuk menjamin kesejahteraan anak-anak dan kemauan politik di antara negara-negara yang disurvei, dan menekankan bahwa kekayaan suatu negara tidak secara otomatis mengangkat anak-anaknya keluar dari kemiskinan.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top