Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI-Polri 'Blusukan' Lacak Kontak Erat

📅 Senin, 26 Jul 2021, 06:51 WIB | Oleh:
TNI-Polri 'Blusukan' Lacak Kontak Erat Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto

JAKARTA - Anggota TNI dan Polri diterjunkan untuk blusukan ke perdesaan atau perkampungan guna melacak kontak erat pasien Covid-19. Informasi ini disampaikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, di Semarang, Minggu (25/7).

"TNI-Polri diberi tugas untuk melaksanakan pendampingan dalam pelacakan kontak erat yang memang masih minim," kata Panglima TNI saat mengunjungi tempat isolasi terpusat Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Menurut dia, pelacakan dilakukan setidaknya pada 15 orang yang pernah kontak erat dengan penderita infeksi virus korona.

Ia menjelaskan, orang-orang yang kontak erat dengan penderita dan menurut hasil pemeriksaan terindikasi terinfeksi akan langsung dimasukkan ke tempat isolasi terpusat (isoter). Sedangkan yang hasil pemeriksaannya negatif akan diminta menjalani isolasi mandiri. Mereka akan diperiksa lagi lima hari sesudah pemeriksaan pertama.

Sementara itu, Kepala Badan Pemelihara KeamananPolri Komjen PolArief Sulistyantomengemukakan, pentingnya pelacakan kontak erat pasien Covid-19 untuk mencegah penularan meluas. ??? "Kalau dalam tracingditemukan hasil positif yang bersangkutan harus mau ditempatkan di isolasi terpusat," katanya.

Saat meninjau fasilitas isolasi terpusat, Panglima TNI juga menyampaikan harapannya agar lonjakan penularan tidak merebak setelah libur Idul Adha. "Ketika Lebaran 2021, dua pekan setelahnya terjadi lonjakan sangat tinggi. Kita harap hal itu tidak terjadi setelah Idul Adha," katanya.

Pelayanan Terbaik

Sementara itu, keterangan pers saat mengunjungi lokasi isoter di Asrama Haji, Sleman, DIY, Panglima mengatakan, isoter untuk pasien Covid-19 merupakan upaya pemerintah untuk melayani terbaik kepada masyarakat. "Saya melihat asrama haji ini ada 78 tempat tidur. Sekarang sudah terisi 51. Masih ada 27 lagi. Mudah-mudahan tidak terisi terus," kata Hadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/7).

Saat meninjau Asrama Haji Sleman, Panglima didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus.
Panglima memuji tenaga kesehatan (nakes), termasuk babinsa dan bhabinkamtibmas yang sudah menyiapkan isoter Asrama Haji Sleman.

"Sistem penanganan masyarakat yang terpapar Covid-19, khususnya di Sleman ini sudah bagus. Nakes, babinsa, bhabinkamtibmas, serta semua yang tergabung dalam Satgas Penangan Covid-19Sleman, tolong hal tersebut terus disosialisasikan," kata Hadi.

Panglima juga sempat berdialog dengan beberapa pasien. "Para pasien mengaku puas pelayanannya. Mereka merasa nyaman selama di isoter," juara Panglima. Di isoter tersebut, jam kerja perawat dibagi dua. Juga ada security, termasuk cleaning service yang selalu bertugas melayani pasien.

Panglima berharap agar upaya pemerintah menekan angka kasus positif yang saat ini masih tinggi dapat segera membuahkan hasil. Dia minta antarkomponen dan antarelemen bekerja keras bahu-membahu menekan kasus Covid-19. Caranya, bisa terus melakukan testing dan tracing kontak erat. "Ini baik melalui digital maupun pergerakan di lapangan agar kasus Covid-19 segera turun," kata Panglima TNI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Produksi Pertanian Sidrap M...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.