Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Perdagangan Internasional

Tiongkok Pasar Penting bagi Perusahaan Multinasional

Foto : ANTARA/XINHUA/WANG XIANG

Para penumpang memadati ruang tunggu Stasiun Kereta Api Shanghai Hongqiao di Shanghai, Tiongkok, Minggu (5/5).

A   A   A   Pengaturan Font

ST GALLEN - Alexander Geiser, CEO FGS Global, mengatakan Tiongkok menjadi pasar yang krusial bagi perusahaan multinasional karena berbagai pencapaiannya yang luar biasa dalam beberapa dekade terakhir.

FGS Global adalah perusahaan hubungan masyarakat yang berfokus pada manajemen krisis, urusan pemerintahan, reputasi perusahaan, dan komunikasi pasar modal dengan 1.300 karyawan dan 30 kantor, termasuk satu kantor di Beijing dan Shanghai.

"Apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh Tiongkok selama 30 tahun terakhir tidak dapat ditandingi. Kami belum pernah melihat sebuah negara yang begitu sukses dalam menciptakan kekayaan dalam waktu singkat," kata Geiser kepada Xinhua di sela-sela Simposium St Gallen ke-53 yang digelar di Swiss.

Seperti dikutip dari Antara, simposium St Gallen merupakan sebuah organisasi yang digerakkan oleh mahasiswa dan merupakan platform untuk dialog serta kolaborasi lintas generasi.

Simposium tahun ini yang diselenggarakan pada 2 hingga 3 Mei dengan mengusung tema Mengonfrontasi Keterbatasan (Confronting Scarcity), menghadirkan lebih dari 100 pembicara, 500 sukarelawan mahasiswa, dan 1.200 partisipan.

"Tiongkok merupakan pasar yang sangat penting bagi kami. Bagi perusahaan multinasional yang masuk ke Tiongkok dan perusahaan Tiongkok yang ingin menjual di pasar global, membantu mereka membangun reputasi di pasar dunia adalah bisnis yang terus berkembang bagi kami," ujar Geiser.

Temukan Keseimbangan

Geiser mengatakan sekarang masyarakat global berada pada fase di mana Tiongkok menemukan tempatnya dalam ekonomi dunia dan mencoba menemukan keseimbangan dengan pihak-pihak lainnya.

"Saya sangat berharap bahwa kita dapat menemukan keseimbangan karena itu merupakan situasi yang menguntungkan bagi semua pihak," tutur Geiser.

Pada 29 April, Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menaikkan estimasi pertumbuhan Tiongkok untuk tahun ini menjadi 4,6 persen, naik 0,4 persen.

"Optimisme sangatlah penting. Semua orang yang hadir di konferensi ini dapat membuat perbedaan, tidak peduli jika Anda adalah seorang pemimpin generasi mendatang atau pemimpin generasi saat ini. Kepemimpinan akan membutuhkan lebih banyak optimisme dan proyek-proyek positif untuk dikejar," kata Geiser.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top