Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Perkembangan Teknologi

Tiongkok Kembangkan Satelit Mata-Mata Canggih

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Tiongkok sedang mengembangkan sebuah tipe satelit mata-mata baru dengan menggunakan teknologi ghost imaging, yakni sebuah teknik yang memproduksi sebuah gambar dari sebuah objek dengan cara menggabungkan informasi dari dua detektor cahaya, yaitu detektor multipixel dan single pixel.

Menurut para ahli fisika, teknik ini bisa menguak klamuflase mulai dari hal sederhana seperti bom asap untuk menyembunyikan tank-tank atau tentara di medan tempur, hingga radar teknologi tinggi untuk menyerap material-material pada sebuah jet tempur atau kapal perang siluman.

Mereka mengklaim teknologi ini sebagai hal yang revolusioner bagi perkembangan peralatan militer. Penerapan teknik kuantum yang bisa mendeteksimateri-materi sensitif ini memang belum pernah terjadi sebelumnya. Caranya, bukan hanya mendeteksi cahaya redup, tetapi juga interaksi dengan cahaya lain disekitar sehingga bisa mendapatkan lebih banyak informasi, dibandingkan metode-metode tradisional.

Para peneliti menilai sebuah satelit yang dilengkapi dengan sensor kuantum baru ini, nantinya akan mampu mengidentifikasi dan melacak target-target yang sekarang ini tidak nampak dari ruang angkasa. Contohnya, pesawat pengebom siluman yang bergerak pada malam hari. Pesawat Northrop Grumman B-2 Spirit dioperasikan oleh AS dan telah menjadi satu-satunya pesawat pengebom siluman yang mampu melancarkan sebuah serangan strategis ke musuh.

Pesawat pengebom Northrop Grumman B-2 Spirit sering menjalankan misinya pada malam hari sebagai upaya untuk menghindari kamera-kamera optik berdefinisi tinggi yang ada pada satelit-satelit mata-mata.

"Teknologi ghost imaging dirancang untuk menangkap hal-hal yang tak kasat mata seperti pesawat pengebom B-2," kata Gong Wenlin, direktur peneliti dari Laboratorium Utama Optik Kuantum di Chinese Academy of Sciences, Shanghai.

Ditambahkan oleh Wenlin, isntitusi yang dipimpinnya akan menyelesaikan sebuah purarupa satelit mata-mata dengan teknologi ghost imaging pada 2020 dan dijadwalkan untuk diujicobakan di luar angkasa sebelum 2025.

Lebih Unggul

Satelit dengan teknologi ghost imaging milik Tiongkok ini nantinya akan memiliki dua kamera, dimana satu kamera ditujukan untuk menargetkan area dengan single pixel sensor dan kamera kedua akan mengukur variasi dalam sebuah area cahaya luas. Target ini bisa dengan mudah diterangi oleh sumber-sumber cahaya dari mana saja, seperti matahari, bulan atau bahkan sebuah bohlam yang berpendar.

Dengan menganalisa dan menggabungkan sinyal-sinyal yang diterima oleh dua kamera tersebut dengan kecanggihan logaritma kuantum fisika, maka para ilmuwan dapat membayangkan gambar dari sebuah objek dengan level ketepatan yang lebih tinggi, yang mustahil diperoleh dengan menggunakan metode konvensional.
uci/SCMP/I-1


Redaktur : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top