Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
KTT COP15

Tiongkok Investasi US$233 Juta untuk Perlindungan Aneka Ragam Hayati

Foto : STR/AFP/CHINA OUT

Presiden Tiongkok, Xi Jinping

A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, saat berpidato dalam KTT ke-15 Confrence of Parties (COP15), di Beijing, Selasa (12/10), meminta masyarakat internasional untuk meningkatkan kerja sama, membangun konsensus, dan mengumpulkan kekuatan untuk membangun komunitas dari semua kehidupan di bumi.

Xi mengatakan memperhatikan bahwa keanekaragaman hayati membuat bumi penuh dengan kekuatan dan vitalitas, dan meletakkan dasar bagi kelangsungan hidup dan perkembangan manusia. Perlindungan keanekaragaman hayati membantu melindungi bumi, tanah air bersama, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan umat manusia.

"Konferensi Kunming akan bekerja untuk kesimpulan Kerangka Keanekaragaman Hayati Global Pasca-2020, dan mengidentifikasi target dan jalur untuk perlindungan keanekaragaman hayati global di masa depan," kata Xi.

Dia menekankan perlunya menghormati alam, mengikuti hukum alam, melindungi alam, dan membangun Tanah Air dengan koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam.

"Ekologi dan lingkungan yang sehat bukan hanya aset alam, tetapi juga aset ekonomi, dan itu memengaruhi potensi dan momentum pembangunan ekonomi dan sosial," kata Xi, menyerukan percepatan pembangunan hijau dan mengamankan win-win dari pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan.

Pandemi Covid-19, katanya, telah membayangi pembangunan global, terutama negara-negara berkembang dalam menghadapi tugas ganda pemulihan ekonomi dan perlindungan lingkungan.

"Kita perlu memperkuat solidaritas untuk mengatasi kesulitan dan membiarkan orang-orang di seluruh negara mendapat manfaat lebih banyak dan dengan cara yang lebih adil dari hasil pembangunan dan lingkungan yang sehat," tuturnya.

Peradaban Ekologis

Xi juga menekankan pengembangan peradaban ekologis yang harus diambil sebagai panduan untuk mengoordinasikan hubungan antara manusia dan alam. Aktivitas manusia perlu dijaga dalam batas-batas ekologi dan lingkungan, dan konservasi holistik dan tata kelola gunung, sungai yang sistematis, hutan, lahan pertanian, danau, padang rumput dan gurun perlu dilakukan.

Dia juga mendesak upaya transisi hijau dengan mendorong masyarakat memfasilitasi pembangunan berkelanjutan global. "Kita perlu membangun sistem ekonomi hijau, rendah karbon dan sirkular, menerjemahkan kekuatan ekologis menjadi kekuatan pembangunan, dan membawa manfaat besar yang dapat ditawarkan pegunungan hijau dan perairan jernih. Kita juga perlu meningkatkan kerja sama internasional hijau dan berbagi buah dari pembangunan hijau di antara semua negara," katanya.

Xi mengumumkan inisiatif Tiongkok untuk membentuk Dana Keanekaragaman Hayati Kunming dengan menginvestasikan 1,5 miliar yuan atau sekitar 233 juta dollar AS untuk mendukung perlindungan keanekaragaman hayati di negara-negara berkembang.


Redaktur : Vitto Budi
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top