Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan Kreatif, Pemprov Sultra Harap Gugus Tugas Reforma Agraria Atasi Konflik Tanah Masyarakat

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 03:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Kreatif, Pemprov Sultra Harap Gugus Tugas Reforma Agraria  Atasi Konflik Tanah Masyarakat Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Asisten I Bidang Administrasi Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Sultra Suharno dalam kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Sulawesi Tenggara, di Kendari, Jumat (24/6/2023).

Kendari - Terobosan kreatif. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dapat memitigasi dan menyelesaikan konflik bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut.

Asisten I Bidang Administrasi Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Sultra Suharno di Kendari, Jumat mengatakan pada tahun 2023GTRA kembali dibentuk sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 233 pada 24 Maret 2023.

"Reforma Agraria merupakan kebijakan pengaturan dan penataan kembali struktur penguasaan dan pemilikan tanah," katanya.

Pemprov bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Sulawesi Tenggara dengan tema "Optimalisasi Program Prioritas Reforma Agraria sebagai Upaya Penyelesaian Konflik Agraria melalui Pola Penanganan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA)".

Dia menyampaikan untuk mendukung penyelenggaraan kebijakan reforma agraria, dibutuhkan kerja sama, koordinasi dan sinkronikasi secara terpadu dan berjenjang serta berkelanjutan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Ia menerangkan pembentukan GTRA guna mendukung tercapainya tujuan reforma agraria melalui penyelenggaraan aset reforma dan akses reforma disertai penguatan kelembagaan pelaksanaan kereforma agrarian di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurutnya salah satu upaya untuk memaksimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi GTRA di daerah, dibutuhkan sinergi dan komitmen semua pihak agar tujuan program reforma agraria di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara dapat diwujudkan demi kemakmuran masyarakat.

Suharno berharap seluruh potensi tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Provinsi Sulawesi Tenggara setelah dinyatakanclear and clean, dapat ditindak lanjuti dengan sertifikat tanah baik melalui skema aset maupun redistribusi tanah.

Sementara itu, Kepala BPN Sultra Asep Heri menerangkan bahwa GTRA merupakan wujud kolaborasi dalam rangka unifikasi kewenangan di aset untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Reforma agrarian ini seluruh kewenangannya mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia berharap setelah rapat tersebut dapat terbentuk 3K yaitu kerja sama, koordinasi dan kolaborasi dari seluruh bidang yang ada sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, dapat melahirkan solusi-solusi terbaik ke depannya, termasuk izin usaha pertambangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.