Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Transfer Gen

Terhindar dari Kanker

Foto : AFP/ JEFF PACHOUD
A   A   A   Pengaturan Font

Pada 2018, para ahli biologi telah menunjukkan bahwa tikus mondok telanjang mengalami penuaan sel yang sama seperti tikus yang berumur lebih pendek. Uniknya mereka tetap berumur panjang dan bebas kanker.

Dengan gigi besar dan tubuh keriput dan tidak berbulu, tikus mondok telanjang tidak akan memenangkan penghargaan apa pun untuk hewan pengerat paling lucu. Namun masa hidup mereka yang panjang hingga mencapai usia 41 tahun, yang merupakan usia terlama dibandingkan hewan pengerat lainnya.

Selain itu tikus mondok telanjang memiliki ketahanan mereka yang luar biasa terhadap penyakit yang berkaitan dengan usia. Hasil penelitian ini memberikan para ilmuwan petunjuk penting mengenai misteri penuaan dan penyakit kanker yang terjadi.

Itu sebabnya profesor biologi Universitas Rochester, Vera Gorbunova dan Andrei Seluanov, serta rekan pascadoktoral Yang Zhao, mempelajari tikus mondok telanjang untuk melihat apakah hewan pengerat tersebut menunjukkan mekanisme antikanker yang disebut penuaan seluler. Mereka ingin tahu bagaimana hal itu bisa terjadi.

"Bagaimana mekanisme tersebut dapat bekerja secara berbeda dibandingkan dengan yang ada di masa lalu hewan yang hidup, seperti tikus," kata Zhao, penulis utama penelitian yang diterbitkan di jurnal PNAS, seperti dilaporkan oleh Science Daily.

Penuaan sel adalah adaptasi evolusioner yang mencegah sel-sel rusak membelah di luar kendali dan berkembang menjadi kanker besar. Namun, penuaan juga memiliki sisi negatif karena menghentikan pembelahan sel untuk mencegah potensi tumor atau kanker sehingga mempercepat penuaan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ketika sel-sel yang telah mengalami penuaan dihilangkan dari tikus, tikus tersebut menjadi lebih lemah di usia lanjut dibandingkan dengan tikus yang menua secara alami dengan sel-sel tua yang utuh.

Oleh karena itu, para peneliti percaya bahwa penuaan adalah kunci dari sumber awet muda adalah menghilangkan sel-sel tua akan meremajakan tikus, jadi mungkin ini bisa berhasil pada manusia.

"Pada manusia, seperti pada tikus, penuaan dan kanker memiliki kepentingan yang saling bersaing," kata Gorbunova. "Untuk mencegah kanker, Anda perlu menghentikan pembelahan sel. Namun, untuk mencegah penuaan, Anda ingin menjaga sel tetap membelah untuk mengisi kembali jaringan," imbuh dia.

Gorbunova dan Seluanov telah lama meneliti kanker dan hubungannya dengan penuaan serta perbaikan DNA. Mereka telah mengidentifikasi beberapa mekanisme yang berkontribusi terhadap umur panjang dan resistensi kanker pada tikus mondok telanjang, termasuk bahan kimia HMW-HA (hyaluronan dengan berat molekul tinggi). Namun mereka yakin masih banyak lagi potongan teka-teki yang perlu diamati. hay/I-1


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Haryo Brono

Komentar

Komentar
()

Top