Terapi Casgevy, Harapan Bagi Penderita Sel Sabit dan Thalasemia Beta
📅 Rabu, 22 Nov 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: afp/ Mohammed HUWAIS
Inggris telah menjadi negara pertama yang menyetujui perawatan medis yang melibatkan alat pengeditan gen CRISPR yang disebut Casgevy. Terapi ini menjadi harapan bagi para penderita pasien yang menderita sel sabit danthalasemia.
Badan Regulator Produk Obat dan Kesehatan (Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency/MHRA) Inggris menyatakan bahwa negaranya telah mengeluarkan lampu hijau bagi pengobatan yang dikenal sebagai Casgevy (exagamglogene autotemcel). Terapi ini digunakan untuk mengobati penyakit sel sabit (sickle cell disease) dan talasemia beta.
Kedua kondisi genetik tersebut disebabkan oleh kesalahan pada gen hemoglobin, yang digunakan oleh sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sejauh ini tidak ada pengobatan yang berhasil secara universal untuk kedua kelainan tersebut.
Penyakit sel sabit dapat mengakibatkan serangan nyeri yang melemahkan, lebih sering terjadi pada orang dengan latar belakang keluarga Afrika atau Karibia. Saat ini sekitar 15.000 orang di Inggris mengidap penyakit sel sabit dan penyakit ini umum terjadi pada orang dengan latar belakang keluarga tersebut.
Sedangkan thalasemia beta umumnya menyerang orang-orang asal Mediterania, Asia selatan, Asia tenggara, dan Timur Tengah. Penyakit ini mempengaruhi sel darah merah dan dapat menyebabkan anemia atau kekurangan sel darah merah yang parah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasien thalasemia beta seringkali memerlukan transfusi darah setiap beberapa pekan dalam hidup mereka. Transfusi yang dilakukan menyebabkan pengobatan kompleks karena kelebihan zat besi dalam darah mereka.
Sampai saat ini, satu-satunya pilihan penyembuhan jangka panjang untuk kedua kondisi darah tersebut adalah transplantasi sumsum tulang. Sayangnya, hasil baru optimal jika sumsum tulang donor memiliki kecocokan. Selain itu transplantasi juga mempunyai risiko penolakan dan komplikasi, serta hanya tersedia bagi sebagian kecil orang yang hidup dengan kondisi tersebut.
"Baik penyakit sel sabit maupun thalasemia beta (β-thalassemia) merupakan kondisi yang menyakitkan dan berlangsung seumur hidup. Dalam beberapa kasus dapat berakibat fatal," tulis Direktur Eksekutif Kualitas dan Akses Layanan Kesehatan di MHRA, Julian Beach, dikutip olehCNN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beach menambahkan, "Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami telah mengesahkan pengobatan penyuntingan gen yang inovatif dan pertama di jenisnya yang disebut Casgevy, yang dalam uji coba terbukti memulihkan produksi hemoglobin yang sehat pada sebagian besar peserta dengan penyakit sel sabit dan transfusi dependent β-thalassemia, menghilangkan gejala penyakit".
Thalasemia beta mempengaruhi sel darah merah dan dapat menyebabkan anemia parah. Saat ini, pasien thalasemia beta seringkali memerlukan transfusi darah setiap beberapa pekan dalam hidup mereka. Hal ini mengakibatkan darah mereka mengalami kelebihan zat besi, yang menyebabkan gangguan pada organ jantung, paru-paru, dan hati.
Teknik pengeditan genclustered regularly interspaced short palindromic repeatsatau CRISPR-Cas9 memungkinkan para ilmuwan membuat perubahan yang sangat tepat pada DNA. Penemunya, Emmanuelle Charpentier dan Jennifer A Doudna, yang telah memenangkan anugerah Nobel bidang kimia pada 2020, dinilai cukup berhasil untuk menangani masalah genetik.
Kemajuan Besar
Casgevy bukanlah pil atau suntikan sederhana. Perawatan yang dibuat oleh Vertex Pharmaceuticals ini dilakukan dengan mengambil sel induk dari sumsum tulang pasien dan mengedit gen dalam sel di laboratorium.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!