Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tekan Kekerdilan, Bekasi Bentuk Bapak Asuh

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Tekan Kekerdilan, Bekasi Bentuk Bapak Asuh Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Peluncuran gerakan BAAS LO di Aula Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

BEKASI - Berbagai daerah terus berupaya menekan stunting dengan aneka jalan. Langkah yang sama juga ditempuh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Saat ini Pemkab Bekasi membentuk petugas penghubung selaku bapak asuh bagi anak serta ibu hamil berisiko.

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan pembentukan bapak asuh diwujudkan melalui gerakan Babe/Nyak Asuh Anak Stunting (BAAS) dengan tugas utama mendukung kinerja tim percepatan penurunan stunting daerah di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

"Kita bentuk LO atau Liaison officer dari setiap unsur pentahelix dengan tugas masing-masing di seluruh wilayah kecamatan demi percepatan penurunan prevalensi stunting," katanya di Cikarang, Kamis. Petugas penghubung ini dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi tentang BAAS LO Percepatan Penurunan Angka Prevalensi Stunting.

Dani menegaskan penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Sebab tinggi angka stunting tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental melainkan juga berdampak pada masa depan serta kemajuan daerah.

Pembentukan petugas ini bertujuan untuk menggugah partisipasi aktif segenap unsur terkait dengan sasaran utama bayi dua tahun atau baduta, balita, serta ibu hamil berisiko kekurangan energi kronik (KEK).

"Gerakan ini mengedepankan pendekatan kolaboratif berbagai pihak termasuk pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta keluarga untuk bersama-sama melakukan intervensi terhadap potensi kasus stunting," tambah Dani.

Penyiapan Kehidupan

Intervensi melalui program ini menekankan pada penyiapan kehidupan berkeluarga, pemenuhan asupan gizi, perbaikan pola asuh, serta peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan. "Seluruh LO memiliki peran krusial dalam menekan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, penguatan kolaborasi unsur pentahelix untuk aksi konvergensi stunting penting dalam membentuk generasi emas tahun 2045 khususnya di Kabupaten Bekasi dengan mengentaskan stunting menuju 'Jabar Zero New Stunting'.

Tugas yang diberikan tentu memiliki peran masing-masing. Mari bergotong royong bersama menjadikan Kabupaten Bekasi generasi emas 2045 dengan cara memberantas stunting. Dani mengaku telah menginstruksikan petugas penghubung untuk melengkapi seluruh indikator penting menyangkut data bayi, ibu hamil, bahkan calon pengantin melalui pendekatan berdasarkan nama serta alamat tempat tinggal.

Data mencakup by name by address, kalau perlu data selalu diperbarui setiap bulan sehingga tercatat secara sistematis, terstruktur, dan menyeluruh. "Ini terutama jumlah bayi, ibu hamil dan calon pengantin. Lihat juga populasi ibu dan bayi apakah diperiksa secara mandiri lewat di posyandu," jelas Dani.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bekasi Firzawati mengatakan gerakan ini mengajak segenap unsur terkait untuk turut andil mempercepat penurunan angka prevalensi stunting sekaligus meminimalisasi terjadi kasus baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.