Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Tambahan SDM Perkuat Upaya BP2MI Melawan Sindikat Perdagangan Orang

Foto : Istimewa.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani (tengah) dalam konferensi pers "Hasil Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BP2MI Tahun 2022" di Jakarta, Selasa (3/10).

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) baru saja mengumumkan hasil seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BP2MI. Adanya tambahan Sumber Daya manusia (SDM) memperkuat upaya lembaga tersebut dalam melawan sindikat perdagangan manusia melalui pengiriman pekerja secara ilegal.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan, dari ratusan pelamar yang ikut tahapan seleksi, 30 Pelamar yang menduduki peringkat terbaik dinyatakan Lulus Seleksi Pengadaan PPPK BP2MI Tahun 2022 dan telah dilantik sebagai PPPK BP2MI pada 27 Juni 2023.

"BP2MI ini SDM-nya sangat terbatas, makanya ada penambahan SDM ini memperkuat upaya kami mencegah keberangkatan PMI secara illegal,"ungkap Benny dalam konferensi pers "Hasil Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) BP2MI Tahun 2022" di Jakarta, Selasa (3/10).

Benny mencontohkan, minimnya jumlah pegawai yang ditempatkan di pos di Sukabumi, Jawa Barat. Sementara daerah itu termasuk kantong penyuplai PMI. "Bagaimana bisa dua orang pegawai melayani ribuan orang yang mau bekerja di luar negeri," paparnya.

Kebutuhan SDM juga terjadi untuk wilayah Indonesia Timur. Kantornya di Manado Sulawesi Utara, lokasinya jauh dari Gorontalo, Maluku dan Papua. Penguatan kelembagaan ini kata Benny sangat krusial di daerah.

Terkait bersih tidaknya seleksi PPPK di BP2MI ini, Benny menegaskan bahwa perekrutannya sangat profesional, tidak melibatkan orang dalam seperti anggapan kebanyakan orang sebelumnya. "Seleksinya saya jamin bersih," tegas Benny.

Seperti diketahui, seleksi PPPK BP2MI Tahun 2022 telah diselenggarakan sejak 20 Desember 2022, dengan jumlah formasi yang dibuka adalah sebanyak 50 formasi.

Seleksi ini dilakukan secara terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan sebagaimana telah ditentukan melalui peraturan perundang - undangan yang berlaku

Secara umum pelaksanaan Seleksi Pengadaan PPPK BP2MI dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu Masa Pendaftaran, Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi melalui CAT ( Computer Assisted Test), dan Pengusulan Nomor Induk (NI) PPPK. Seluruh tahapan dimaksud telah diumumkan secara terbuka melalui laman resmi BP2MI dan SSCASN;

Berdasarkan setiap tahapan seleksi, diperoleh hasil 121 Pelamar Lulus dan 84 Pelamar Tidak Lulus Seleksi Administrasi, 65 Pelamar Memenuhi Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Manajerial, Sosiokultural dan Teknis;

Hasilnya, 30 Pelamar yang menduduki peringkat terbaik dinyatakan Lulus Seleksi Pengadaan PPPK BP2MI Tahun 2022 dan telah dilantik sebagai PPPK BP2MI pada 27 Juni 2023;

Pada 2 Agustus 2023, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengeluarkan Kebijakan berupa Keputusan Menteri PANRB Nomor 571 Tahun 2023 Tentang Optimalisasi Pengisian Kebutuhan Jabatan Fungsional Teknis Pada Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahun Anggaran 2022.

Kebijakan dimaksud memberikan peluang bagi Eks THK-II dan Non ASN di Lingkungan BP2MI yang memenuhi ketentuan untuk mengisi Jabatan yang masih belum terisi kebutuhannya dalam Seleksi Pengadaan PPPK BP2MI Tahun 2022, yaitu sebanyak 20 Formasi.

Ketentuan untuk memperoleh kebijakan optimalisasi dimaksud adalah Merupakan peserta Seleksi Pengadaan PPPK Tahun 2022; Peserta Eks THK-II yang terdaftar dalam pangkalan data (database) THK-II pada Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang melamar pada Instansi Pemerintah yang sama atau berbeda dengan tempat bekerja saat mendaftar.

Peserta Non ASN yang memiliki riwayat kerja terakhir sebagai Non ASN BP2MI pada saat mendaftar seleksi pengadaan PPPK BP2MI; Lulus Nilai Ambang Batas (NAB) pada Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural.

BP2MI kemudian lanjut Benny mengusulkan sebanyak 44 Pelamar kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Selaku Panitia Nasional untuk dilakukan pengolahan dan pemeringkatan nilai. Pelamar dimaksud adalah pelamar yang memenuhi ketentuan dan seluruhnya merupakan Peserta Non ASN BP2MI.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan hasil pengolahan nilai berupa 13 Pelamar berperingkat terbaik pada formasinya yang dinyatakan LULUS untuk mengisi jabatan yang masih tersedia, sementara itu sebanyak 7 Formasi tidak dapat diisi karena tidak ada yang melamar pada formasi dimaksud

Pada 5 September 2023, BP2MI telah mengumumkan 13 Pelamar yang lulus, namun kemudian terdapat 1 Pelamar pada jabatan Terampil-Pranata Komputer yang mengundurkan diri dan telah berproses di BKN. Saat ini BP2MI masih menunggu pelamar pengganti untuk mengisi formasi dimaksud.

"Keseluruhan pelamar yang lulus seleksi melalui Optimalisasi Pengisian Kebutuhan Jabatan Fungsional Teknis PPPK BP2MI Tahun 2022, akan segera dilantik setelah memperoleh NI dari BKN," sebutnya.


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top