
SP PLN Apresiasi Sikap Presiden Prabowo yang Peduli PLN
Ketua Umum DPP SP PLN (Persero) M. Abrar Ali
Foto: istimewaJAKARTA-Serikat Pekerja PT PLN mengapresiasi sikap Presiden Prabowo yang mendukung penuh bisnis PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero). Dukungan kepala negara dinilai menjamin keberlangsungan usaha perusahaan plat merah itu di sektor ketenagalistrikan.
SP PLN pun mendukung penuh komitmen Presiden Prabowo terhadap perkembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Tanah Air. "Ini menggambarkan kepedulian Presiden terhadap PLN,"ucap Ketua Umum DPP SP PLN (Persero) M. Abrar Ali pada Rabu (26/2) di Jakarta.
Pernyataan Abrar merujuk pada pernyataan Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (26/2) yang menyatakan, Presiden menolak penerapan skema tertentu dalam bisnis ketenagalistrikan.
SP PT PLN (Persero) mengapresiasi sikap Presiden RI Prabowo Subianto. “Kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagaimana disampaikan Pak Hashim sebagai Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi. Itu merupakan bukti kepedulian pemerintah terhadap keberlanjutan fungsi PLN sebagai penyedia listrik bagi masyarakat,” ungkap Abrar melanjutkan.
Abrar juga menyatakan, pihaknya sangat sepakat dengan pemikiran yang disampaikan utusan khusus Presiden tersebut, bahwa negara harus mempertahankan peran PLN sebagai pengendali listrik di Indonesia.
“Kita sangat sepakat dengan pemikiran Pak Hashim bahwa PLN sebagai pengendali listrik di Indonesia, dan SP PLN juga mendukung komitmen pemerintah untuk mengembangkan tenaga listrik hingga 107 giga watt (GW) dalam 15 tahun mendatang. Dimana 75% berasal dari energi baru terbarukan (EBT) dan 4,3 GW berasal dari Nuklir. Namun yang patut diingat, PLN harus tetap sebagai pengendali listrik di Indonesia,” tegas Abrar.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Tag Terkait:
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"
Berita Terkini
-
Unik, Spesies Ikan Gua Buta Baru Ditemukan di Kawasan Karst Klapanunggal, Bogor
-
Kemenperin, SDM Unggul Kunci Bisa Bersaing Hadapi Indonesia Emas
-
Berdakwah Selama Ramadan, Ini Pesan Khusus Menag kepada 1.000 Dai dan Daiyah yang Dikirim ke Daerah 3T
-
Pimpinan MPR Yakin Kasus Pertamina Niaga Tak Ganggu Distribusi BBM, Pengawasan Internal Harus Diperketat
-
Bappenas Sebut Dominasi Ekonomi Negara-negara G7 Alami Penurunan, Apa Dampaknya bagi Indonesia?