Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video

Semoga Berhasil, 34 Personel Penyelam TNI AL Kembali Diturunkan Cari CVR Sriwijaya Air

Semoga Berhasil, 34 Personel Penyelam TNI AL Kembali Diturunkan Cari CVR Sriwijaya Air
Foto : Istimewa.

Personel Dislambair Koarmada I akan kembali dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian CVR Sriwijaya Air yang digelar Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pasukan dari Dinas Penyelam Bawah Air Komando Armada I (Dislambair Koarmada I), akan kembali dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya Air yang digelar Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kesiapan personel untuk kembali ikut operasi pencarian diungkapkan Kepala Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Kadislambair) Koarmada I, Kolonel Laut (T) Wahyudin Arif.

"Dislambair siap mendukung KNKT melakukan upaya kembali dalam pencarian CVR yang berisi data komunikasi dalam cockpit sebagai bahan investigasi KNKT," kata Kolonel Wahyudin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Selasa (16/2).

Untuk mendukung operasi pencarian CVR, kata Kolonel Wahyudin, menyiapkan 34 orang personel. Personel ini yang akan jadi ujung tombak untuk melanjutkan pencarian CVR.

Baca Juga :
Kapal Bertiang Layar

"Kita sudah melakukan perencanaan dengan KNKT termasuk teknis penyelaman yang akan dilaksanakan sehingga diharapkan pencarian dapat dilakukan seefektif mungkin dengan mempertimbangkan cuaca dan keselamatan para personel di lapangan," imbuhnya.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K, selaku penanggungjawab Tim SAR Gabungan TNI AL dalam keterangannya mengatakan, TNI AL siap mendukung operasi pencarian yang dilakukan oleh KNKT.

Hal ini sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dalam upaya mendapatkan CVR pesawat Sriwijaya Air.

"Semoga proses pencarian berjalan dengan lancar dan bisa segera mendapatkan hasil yang sesuai harapan kita bersama dengan lancar dan selamat," ujarnya.

Laksda Abdul menambahkan, tim penyelam dari Dislambair Koarmada I saat ini sudah mendirikan Posko di Pos TNI AL Tanjung Kait, Teluk Naga Tangerang. Selain personel penyelam, TNI AL sudah menyiapkan perangkat pendukung keselamatan berupa mobil ambulance dan Mobile Diving Chamber (MDC) yang standby di sana.

"Mobile Diving Chamber (MDC) merupakan sarana penanganan cepat kepada para penyelam yang mengalami masalah dekompresi pada golden momentum. Sarana MDC semacam kapsul ini berada di dalam truk, sehingga bisa disiapsiagakan dengan mudah. Penggunannya akan diawasi oleh dokter spesialis hiperbarik," katanya.

(ags/N-3)
Redaktur : Marcellus Widiarto

Komentar

Komentar
()

Top