Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Sampaikan Pesan Jokowi, Menpora Ingatkan Pemain Timnas Indonesia Jangan Egois saat Lawan Vietnam

Foto : Dok. Kemenpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, menyampaikan harapan Presiden Joko Widodo untuk tim nasional Indonesia saat bertemu Vietnam esok (6/1), pada laga semifinal leg 1 Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta

A   A   A   Pengaturan Font

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali megingatkan para pemain Timnas Indonesia pentingnya kerjasama yang solid dalam tim. Ia meminta skuad "Garuda" jangan bermain egois saat melawan Vietnam pada laga semifinal Piala AFF 2022, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1).

Zainudin berpesan agar para pemain mengedepankan kerja sama dan kepentingan tim ketimbang ambisi perseorangan, mengingat pertandingan melawan Vietnam menjadi laga penting untuk menjaga peluang Indonesia lolos ke partai final.

"Harapannya sekaligus menjadi harapan Bapak Presiden Joko Widodo yang dititipkan melalui saya, besok anak-anak harus bermain fokus," kata Zainudin usai meninjau latihan Timnas Indonesia di SUGBK, dikutip Jumat (6/1).

"Selain fokus juga harus kerja sama tim yang bagus dan tentu tidak ada kelihatan ego perseorangannya," tambahnya.

Pesan Menpora seperti menangkap sentimen warganet yang menyoroti performa para pemain besutan Shin Tae-yong di fase penyisihan Grup A. Sejumlah warganet menilai beberapa pemain banyak membuang peluang dan tampak egois bernafsu ingin menciptakan gol sendiri, padahal ada banyak opsi ketika Skuad Garuda berhasil menggiring bola hingga ke depan gawang lawan.

Kendati demikian, Menpora menilai timnas Indonesia sudah menunjukkan perubahan signifikan dan disebutnya telah menyadari pentingnya kerja sama tim, sehingga siap memberikan penampilan terbaik pada leg pertama semifinal melawan Vietnam.

"Mereka timnas ini akhirnya sudah menyadari (kerja sama tim), saya mendapat informasi dari Ketum (PSSI Mochamad Iriawan), pelatih (Shin Tae-yong) bahwa ada perubahan dari anak-anak," ujar Zainudin.

Sementara itu, Shin menyadari bahwa penyelesaian akhir buruk menjadi masalah kentara yang menghinggapi Indonesia dalam laga-laga penyisihan Grup A. Juru taktik asal Korea Selatan itu menegaskan akan memperbaiki persoalan tersebut dan mengaku telah menekankan kepada para pemain untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada menjadi gol.

"Saya juga sudah tegaskan kepada para pemain bahwa semifinal dan final ini bukan lagi selisih 3-4 gol lebih. Tapi 1-2 gol cukup, yang penting bagaimana bisa memanfaatkan peluang dengan baik. Itu yang akan menentukan kita menang atau tidak," tutur Shin.


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Rivaldi Dani Rahmadi

Komentar

Komentar
()

Top