
PT PAL dan Babcock International Kerja Sama Membangun Kapal Fregat
Ilustrasi kapal fregat tipe 31 Arrowhead 140
Foto: ISTIMEWAJAKARTA - PT PAL Indonesia dan perusahaan Babcock International di London, sepakat menjalin kerja membangun kapal fregat tipe 31 Arrowhead 140 untuk Angkatan Laut Indonesia. Lisensi desain akan memungkinkan PT PAL membangun dua buah fregat di Indonesia dengan modifikasi desain untuk TNI AL.
"Penandatangan perjanjian itu disaksikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesa, Prabowo Subianto, dan Menhan Inggris, Ben Wallace," demikian keterangan tertulis KBRI London yang diterima, di Jakarta, Minggu (19/9).
Hal itu dilakukan Prabowo yang tengah menghadiri pameran industri pertahanan terbesar di Inggris, Defence and Security Equipment International (DSEI). Kerja sama diteken, pada Kamis (16/9), oleh Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod, dan pimpinan Babcock International di atas kapal perang Inggris HMS Argyll.
Menurut keterangan tertulis KBRI London, di bawah kerangka kerja sama tersebut maka perusahaan kedirgantaraan, pertahanan, dan keamanan yang berbasis di Inggris, Babcock, menyetujui kesepakatan lisensi bagi badan usaha milik negara PT PAL untuk memproduksi kapal fregat Arrowhead 149 (AH140) di Indonesia, yang akan dikerjakan oleh sumber daya manusia dalam negeri.
Sesuai Kebutuhan
Desain dan spesifikasi kapal itu pun disesuaikan dengan kebutuhan Angkatan Laut Indonesia. Dengan dukungan Babcock, PT PAL akan dapat merancang modifikasi yang diperlukan untuk mengonfigurasi Arrowhead 140 untuk kebutuhan TNI AL.
Selain menyaksikan penandatanganan kontrak, Prabowo yang didampingi Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, juga mengunjungi berbagai stan alutsista di pameran itu.
Prabowo bertemu dengan para pimpinan perusahaan dari sektor industri pertahanan, termasuk pertahanan udara, kendaraan autonomous, pesawat udara, meriam kapal, kendaraan lapis baja, senjata perorangan, dan amunisi, kata KBRI London.
Berita Trending
- 1 Terkenal Kritis, Band Sukatani Malah Diajak Kapolri Jadi Duta Polri
- 2 Pangkas Anggaran Jangan Rampas Hak Aktor Pendidikan
- 3 Akses Pasar Global Makin Mudah, BEI Luncurkan Kontrak Berjangka Indeks Asing
- 4 Bangun Infrastruktur yang Mendorong Transformasi Ekonomi
- 5 Guterres: Pengaturan Keamanan Global "Berantakan"
Berita Terkini
-
Tim SAR hentikan pencarian bocah yang diterkam buaya di Kubu Raya
-
Menteri Agama Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Wujudkan Ramadan yang Menyenangkan dan Menenangkan
-
Influencer Gadungan AS Lolos dari Jeratan Hukum Rumania
-
Garuda Indonesia Proyeksikan Angkut 90.933 Calon Haji
-
Simpelnya IM3 Ajak Temukan Makna untuk Bersama Lewat Paket Spesial Ramadan