Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Pembangunan Infrastruktur | PSN Diharapkan Datangkan Efek Berganda, Termasuk Lapangan Kerja

PSN Butuh Keterlibatan Swasta

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

SUBANG - Pelaku swasta perlu terlibat dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk yang sedang dikembangkan di Jawa Barat (Jabar). Keterlibatan swasta sangat diharapkan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Kita sama-sama bekerja. Bukan hanya pemerintah pusat dan daerah, tapi swasta juga terlibat. Sudah ada UU Cipta Kerja yang menyiapkan semua aturan yang bisa menarik swasta untuk lebih aktif membangun Indonesia, mulai dari pembangunan infrastruktur," kata Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, saat kunjungan PSN di Subang, akhir pekan lalu.

Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) itu menjelaskan PSN di Jabar mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM) hingga infrastruktur. Untuk pengembangan SDM, Jawa Barat sedang membangun Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon untuk memfasilitasi pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. Meski pembangunan belum tuntas, namun ITB di Cirebon sudah beroperasi dengan tujuh program studi dan lebih dari 1.000 mahasiswa.

Kemudian, proyek PSN berikutnya adalah Bendungan Cipanas yang sudah selesai proses pembangunannya. Dalam dua musim hujan ke depan, diharapkan Bendungan Cipanas bisa mengairi sawah serta menjadi sumber air baku, baik untuk air minum maupun keperluan industri.

Jabar juga memiliki proyek PSN Pelabuhan Patimban yang bertujuan untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan. Rencananya, proyek Pelabuhan Patimban akan dilengkapi dengan akses jalan tol serta jalur kereta api sehingga pelabuhan memiliki akses yang lengkap. Jawa Barat juga memiliki proyek PSN Tol Cisumdawu dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, berharap penyelesaian PSN di Jabar dapat dipercepat agar mampu menjadi fondasi Jawa Barat untuk meningkatkan perekonomiannya sehingga dapat turut mendukung visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas pada 2045.

"Kami harap proyek-proyek ini bisa memberikan efek berganda," ujar Airlangga, Jumat, pekan lalu.

Lapangan Kerja

Sementara itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengatakan PSN serta proyek Kawasan Rebana Metropolitan berpotensi menambah tiga juta lapangan pekerjaan baru. Penambahan jumlah lapangan pekerjaan turut mendorong perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

Karena itu, Ridwan Kamil memprediksi akan ada pertumbuhan ekonomi sekitar 2 persen sampai 2,5 persen dari PSN dan Rebana. "Kalau Jawa Barat naik 2 persen sampai 2,5 persen, pasti akan ada sekian persen menambahi agregat pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Ridwan Kamil saat konferensi pers, di Bandung, Jumat pekan lalu.

Seperti diketahui, Jabar memiliki sejumlah PSN, di antaranya Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), pembangunan Bandar Udara Kertajati, pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), pembangunan tujuh bendungan, pengembangan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon,


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Muchamad Ismail, Antara

Komentar

Komentar
()

Top