Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video
PSG sukses membekuk Bayern Munchen saat tandang ke Allianz Arena 3-2. Namun begitu, tugas leg kedua di Paris tetap masih berat bagi Mbappe dan kawan-kawan. ­Bukan tidak mungkin Bayern akan bangkit.

PSG Cermati Bayern di Leg 2

Foto : AFP/Christof STACHE

Selebrasi I Penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kedua dari kanan) merayakan gol ke-2 dengan rekan satu timnya ­selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA melawan FC Bayern Munich di Munich, Jerman, Rabu (7/4).

A   A   A   Pengaturan Font

MUNICH - Kylian Mbappe menegaskan tugas Paris Saint-Germain belum selesai karena masih harus mengerahkan seluruh kemampuan. Hal itu diungkap Mbappe setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 dalam sebuah pertandingan yang mendebarkan atas juara bertahan Bayern Munich pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (8/4) dini hari WIB.
Bayern mencatatkan 19 pertandingan tak terkalahkan di Liga Champions. Catatan itu berakhir dalam laga "ulangan" final tahun lalu. Sebab klub raksasa Jerman tersebut menderita kekalahan di level Eropa pertama sejak Maret 2019.
PSG memimpin 2-0 setelah hanya 28 menit dalam laga tertutup di Allianz Arena ketika Neymar berperan untuk gol Mbappe dan Marquinhos. Bayern yang tanpa diperkuat pencetak gol terbanyak mereka, Robert Lewandowski, karena cedera lutut, menyamakan kedudukan lewat sundulan Eric Maxim Choupo-Moting dan Thomas Mueller.
Namun, Mbappe menunjukkan kelasnya dengan gol kedua yang luar biasa untuk memberikan keuntungan bagi tim tamu jelang leg kedua di Paris. "Kami menggunakan setiap peluang dan memiliki sedikit keberuntungan, tetapi belum ada lolos," ujar Mbappe kepada Sky. Leg kedua akan berlangsung di Paris pada Selasa (13/4) pekan depan.
Penjaga gawang PSG Keylor Navas memainkan peran kunci dengan serangkaian penyelamatan. Bayern membombar gawangnya dengan 31 tembakan. Ini jauh lebih banyak dari enam tempakan yang dilakukan PSG.
"Kami harus mencetak lebih banyak gol," ujar Mueller. "Jika berakhir 5-3 atau 6-3 untuk kami, tidak ada yang mengeluh karena peluang," sambungnya. Pelatih Bayern, Hansi Flick, mengatakan tim asuhannya membuang sejumlah peluang. Meski demikian, dia tak terlalu kecewa dengan kekalahan tersebut.
"Kami bisa mendapatkan hasil bagus, meski kebobolan tiga gol," ujar Flick. Kami tidak suka kalah, tapi cara tim bermain sudah yang terbaik," sambungnya. Ini adalah catatan penampilan ke-19 di perempat final Liga Champions untuk Bayern. Sayang, hanya sedikit yang bisa mereka rayakan saat peluit akhir berbunyi.
"Kylian Mbappe membuat perbedaan. Ini hasil yang sangat positif bagi kami, tapi semuanya masih terbuka," ujar pelatih PSG Maurico Pochettino.

Banyak Peluang
Covid-19 membayangi kedua tim. Pemain sayap Bayern Serge Gnabry dan pasangan PSG Alessandro Florenzi serta Marco Verratti dikarantina karena dinyatakan positif.
Salju lebat turun pada babak pertama di Munich saat tim tamu membuka keunggulan. Gol pembuka datang setelah Neymar berlari melewati pertahanan Bayern. Dia melepaskan bola ke arah Mbappe dan yang tembakannya mengarah ke gawang melewati kaki Manuel Neuer.
Penyerang PSG Julian Draxler mencetak gol yang dianulir karena Mbappe offside saat tim tamu terus menekan. Gelandang Bayern Leon Goretzka melakukan sundulan yang mengarah ke kaki Navas sesaat sebelum tuan rumah tertinggal dua gol.
Sebuah tendangan jarak jauh dari Neymar kea rah Marquinhos yang tidak dikawal pemain musuh di area penalti. Marquinhos menerima bola dan tembakannya melewati Neuer. Ini tak lama sebelum kapten PSG itu tertatih-tatih karena cedera.
Flick merespons dengan memasukkan Alphonso Davies untuk memberikan kecepatan di sayap dan memindahkan David Alaba ke lini tengah pertahanan. Tuan rumah membalaskan satu gol ketika umpan silang Mueller disundul melewati Navas oleh Choupo-Moting untuk menjadikannya kedudukan 2-1 di babak pertama.
Upaya Neymar digagalkan Neuer dan tembakan Angel Di Maria gagal masuk ke gawang. Sementara itu, upaya Leroy Sane mendekati gol kedua bagi Bayern saat kedua tim memiliki peluang setelah jeda.
Bayern kemudian menyamakan kedudukan ketika Mueller meneruskan tendangan bebas Joshua Kimmich saat laga berlangsung satu jam. Namun, Mbappe menunjukkan kelasnya. ben/AFP/



(ben/S-2)
Redaktur : Sriyono

Komentar

Komentar
()

Top