Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Pemulihan Ekonomi | Penyerapan Tenaga Kerja pada Kuartal III-2021 Turun 2,3% secara Yoy

Prioritaskan Investasi Padat Karya

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Investasi di sektor padat karya perlu diperbanyak agar tingkat elastisitas serapan tenaga kerja juga kian banyak.

JAKARTA - Pemerintah perlu memprioritaskan investasi sektor padat karya atau labor intensive ketimbang padat modal agar bonus demografi saat ini bisa terserap di dunia kerja. Apabila investasi yang masuk banyak di padat modal dikhawatirkan bisa mengancam pasar penduduk usia kerja yang sedang membengkak.

"Jika yang masuk lebih banyak padat modal maka elastisitas serapan tenaga kerja sedikit dengan melihat pasar tenaga kerja kita saat ini mestinya invetasi banyak ke padat karya," ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono, dalam Workshop BPS di Jakarta, Kamis (25/11).

Baca Juga :
Serahkan SK

Di menambahkan, ke depan perlu diperhatikan proses pemulihan atau recovery agar ekonomi membaik dan pekerja yang terserap di dunia kerja lebih banyak lagi, selain berharap meningkatnya investasi di sektor padat karya dan penanganan kesehatan. Jumlah serapan tenaga kerja itu kembali pada kemampuan pemerintah menangani Covid-19.

Menurut dia, kuncinya di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena akan berpengaruh ke mobilitas. Jika aktivitas kembali normal, ekonomi tumbuh, artinya akan ada penyerapan tenaga kerja.

Seperti diketahui, Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi kuartal III-2021 sebesar 216,7 triliun rupiah atau tumbuh 3,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy). Namun, dibandingkan kuartal sebelumnya (qtq), realisasi investasi kuartal III-2021 turun 2,8 persen.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Fredrikus Wolgabrink Sabini

Komentar

Komentar
()

Top