Logo

Follow Koran Jakarta di Sosmed

  • Facebook
  • Twitter X
  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
  • Threads

© Copyright 2025 Koran Jakarta.
All rights reserved.

Jumat, 28 Feb 2025, 03:03 WIB

Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah di Tol Jateng saat Periode Mudik Lebaran

Foto: Antara

Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di Tol Jawa Tengah pada periode mudik Lebaran untuk memecah kepadatan arus mudik.

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di jalan tol Jawa Tengah (Jateng) saat masa mudik Lebaran 2025.

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, skema one way tersebut disiapkan oleh pihaknya bersama Polda Jateng dan Polda DI Yogyakarta guna memecah kepadatan saat arus mudik.

1740668587_fbec0e75da2f38628638.jpg

Ia mengatakan bahwa saat ini sedang dalam tahap mematangkan kesiapan penerapan rekayasa lalu lintas tersebut.

“Dari Korlantas dan Kementerian Perhubungan sudah melakukan survei. Pasti ada kenaikan volume kendaraan dari tahun ke tahun. Persiapan bersama stakeholder, pasti akan ada rapat cara bertindaknya seperti apa sampai kondisi emergency, mungkin kondisi cuaca ekstrem dan sebagainya,” katanya di Jakarta, Kamis (27/2).

Dirinya membuka peluang bahwa polantas akan kembali menerapkan one way hingga Tol Semarang-Solo.

“Tol pasti ada volume kendaraan yang cukup tinggi, makanya akan kami kelola. Jika nanti (kendaraan, red.) di gerbang Tol Cikatama (Cikampek Utama) sudah 6.000, kemungkinan nanti instruksi dari Mabes Polri akan dilakukan one way. Ketika kendaraan yang melintasi gerbang Tol Kalikangkung itu sudah 4.000, itu kemungkinan dari aglomerasi Semarang sampai dengan Solo akan ditambah one way lokal, termasuk penanganan di rest area,” terangnya.

Jalan Arteri

Selain di jalan tol, lanjut dia, polantas juga mengantisipasi potensi kepadatan di jalan arteri. Dalam operasi ketupat nanti, pos terpadu akan disiapkan oleh masing-masing polres.

Polantas juga mengantisipasi kepadatan di jalan-jalan di sekitar tempat pusat keramaian, seperti pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Agus mengimbau masyarakat agar dalam kondisi sehat saat melakukan arus mudik serta memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima dan layak jalan.

“Ketika harus berjalan cukup jauh minimal 2,5 jam harus istirahat. Kalau rest area penuh, tidak harus ke rest area, mungkin bisa keluar tol. Nanti di kabupaten banyak kuliner. Karena tol ada informasi diskon 20 persen, jadi kalau keluar masuk lagi itu tidak bayar,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau kesiapan jalur mudik angkutan Lebaran 2025 rute Jakarta-Jawa Tengah (Jateng) dan memastikan jalur dalam kondisi aman dan lancar.

“Upaya ini penting dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam rangka pengambilan kebijakan, seperti halnya penerapan skenario rekayasa lalu lintas, jika sewaktu-waktu terjadi kepadatan,” kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Peninjauan jalur oleh kedua menteri tersebut mencakup Jalan Tol Trans Jawa, dimulai dari Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah. Kemudian berlanjut ke jalur arteri dan berakhir di kawasan Magelang, Jateng.

Sepanjang perjalanan, Menhub dengan seksama mengecek kondisi jalan, titik rawan kecelakaan, hingga sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan.

Menhub menuturkan pengecekan kondisi jalan penting dilakukan untuk memastikan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik serta balik dengan aman, lancar, dan nyaman. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Tag Terkait:

Bagikan:

Portrait mode Better experience in portrait mode.