Pertamina kembangkan program pemberdayaan masyarakat Desa Keliki Bali
📅 Selasa, 05 Nov 2024, 21:02 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga
Gianyar, Bali - PT Pertamina Patra Niaga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Keliki, Kabupaten Gianyar, Bali untuk mendukung penanganan sampah, ketahanan air, hingga wisata ramah lingkungan berbasis energi terbarukan.
“Kami salurkan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk membentuk sumber daya manusia unggul,” kata Manager Integrated Terminal Manggis Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Jon Kenedi di Gianyar, Bali, Selasa.
Dalam program pemberdayaan masyarakat bertajuk desa energi berdikari itu pihaknya mempertahankan kearifan lokal yang mulai dilaksanakan sejak 2022 dan dilanjutkan hingga tahun ini.
Desa Keliki dibidik menjadi desa wisata ramah lingkungan setelah sebelumnya program pemberdayaan itu fokus menangani sampah dan pengadaan air yang energinya dari energi terbarukan yakni bersumber dari panel surya.
Pihaknya melibatkan 10 kelompok masyarakat baik tokoh pariwisata, pemuda, pelaku UMKM, hingga pelaku kesenian yang saling berkolaborasi untuk mengembangkan potensi desa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Camat Tegallalang Gianyar Ari Trisna mengungkapkan sejak menjadi binaan Pertamina masyarakat di desa itu mengalami kemajuan dari awalnya pengelolaan pariwisata bersifat perorangan kini warganya mampu mengembangkan unit usaha wisata di bawah naungan pemerintah desa.
Ada pun salah satu program yang dikemas di desa itu yakni Festival Akhir Tahun Desa Energi Berdikari Keliki yang dimeriahkan dengan pameran hasil pertanian desa, memancing gratis, hingga panen raya padi organik.
“Sekarang Desa Keliki sudah terkenal hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan desa wisata juga kini dikembangkan oleh Karang Taruna Desa Keliki dengan pilihan berupa edukasi pengolahan sampah, treking menikmati keindahan desa, menggambar lukisan Keliki, hingga menikmati makanan di rumah adat Bali dengan variasi harga mulai Rp150 ribu.
Di sisi lain, Manager Komunikasi, Relasi dan TJSL Pertamina Jatimbalinus Ahad Rahedi berharap pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan dapat memastikan program itu berkelanjutan.
“Adanya kesadaran serta keterlibatan SDM yang unggullah yang akan menjadikan program tersebut berkelanjutan dan kami berharap semoga program ini terus bermanfaat,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!